kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.632.000   22.000   0,84%
  • USD/IDR 17.880   -62,00   -0,35%
  • IDX 6.340   108,24   1,74%
  • KOMPAS100 839   16,49   2,00%
  • LQ45 637   8,89   1,42%
  • ISSI 218   3,63   1,69%
  • IDX30 358   3,90   1,10%
  • IDXHIDIV20 444   3,51   0,80%
  • IDX80 96   1,59   1,69%
  • IDXV30 119   0,82   0,69%
  • IDXQ30 115   1,03   0,91%

Pelaku UMKM khawatirkan syarat NPWP agar dapat subsidi bunga kredit sebuah jebakan


Jumat, 03 Juli 2020 / 05:30 WIB


Reporter: Ratih Waseso | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID -   JAKARTA. Ketua Umum Asosiasi UMKM Indonesia (Akumindo) Muhammad Ikhsan Ingratubun menuturkan bahwa adanya persyaratan kepemilikan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) oleh Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk mendapatkan subsidi bunga atau subsidi margin dikeluhkan para UMKM di daerah khususnya sektor mikro.

"Jadi hal tersebut banyak dikeluhkan teman-teman UMKM di daerah, bahkan dikatakan itu 'jebakan batman'. Akhirnya nanti mereka disibukkan dengan mengisi wajib pajak, urus wajib pajak, isi lapor pajak dan seterusnya, itu yang merupakan 'jebakan batman'," jelas Ikhsan saat dihubungi Kontan.co.id pada Rabu (1/7).

Baca Juga: Ini strategi Ditjen Pajak memburu wajib pajak dari kalangan UMKM

Ikhsan menyebut jika melihat dari himbauan Presiden Joko Widodo agar uang di masyarakat segera beredar banyak cepat maka seharusnya syarat kepemilikan NPWP tidak seharusnya ada.

Dengan adanya syarat tersebut, Ikhsan menambahkan sama saja dengan adanya birokrasi tambahan. Nantinya malah akan membuat para UMKM enggan mengurus atau mengambil subsidi bunga yang digelontorkan pemerintah.

Namun, Ikhsan menyebut tentunya masih akan ada UMKM yang tetap memanfaatkan subdisi bunga kredit tersebut, hanya saja tidak akan seluruhnya dari UMKM yang ada. Kembali lantaran syarat adanya NPWP dinilai jadi tambahan birokrasi.

Baca Juga: Menristek: Teknologi penting dalam ekonomi minim kontak saat pandemi Covid-19

"Ya kalau mau kasih, ya kasih aja, Pak Presiden Jokowi kan bilang itu agar uang beredar banyak dan cepat. Kalau ada syarat NPWP ya berarti birokrasi lagi itukan, harus ada yang diurus. Makanya itu 'jebakan batman'," imbuhnya.




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×