kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.774.000   -25.000   -0,89%
  • USD/IDR 17.847   -12,00   -0,07%
  • IDX 6.195   68,05   1,11%
  • KOMPAS100 824   16,97   2,10%
  • LQ45 619   8,11   1,33%
  • ISSI 215   -1,05   -0,49%
  • IDX30 350   2,03   0,58%
  • IDXHIDIV20 428   1,77   0,41%
  • IDX80 94   1,01   1,10%
  • IDXV30 118   -0,67   -0,56%
  • IDXQ30 112   0,74   0,66%

Pelaku e-Commerce soal bea masuk barang digital


Selasa, 12 Desember 2017 / 19:31 WIB


Reporter: Ghina Ghaliya Quddus | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemerintah ingin mengenakan bea masuk untuk barang digital (digital goods) yang masuk ke Indonesia dari luar negeri. Barang digital ini misalnya, film, buku elektronik, software, dan lain-lain.

Ketua Umum Asosiasi e-Commerce Indonesia (idEA) Aulia Marinto mengatakan bahwa dirinya sudah mendengar rencana ini, tetapi dunia usaha belum diberitahukan atau diajak berunding oleh pemerintah. Namun begitu, ia menyambut baik adanya rencana ini.

Sebab rencana ini akan mewujudkan keadilan bagi pelaku bisnis antara yang menghasilkan barang digital di dalam negeri dan yang mengimpor barang digital dari luar negeri.

“Saya memandang, Indonesia ini adalah market bagi banyak orang jadi kalau ada yang dari luar masuk ke sini, menggunakan frekuensi kita, aset kita, harus berkontribusi pabeannya. Jadi bukan hanya fair atau tidak fair,” kata Aulia kepada Kontan.co.id, Selasa (12/12).

Adapun ia menyatakan bahwa untuk barang digital yang dihasilkan oleh anak Indonesia sebaiknya jangan diperlakukan sama. Artinya, tidak usah banyak ketentuan pajaknya dulu.

“Yang penting lindungi yang lokal kemudian asing harus di-treatment. Kalau dari luar sih memang harus,” ujarnya.

Wakil Menteri Keuangan Mardiasmo menyatakan, kebijakan ini bisa segera diterbitkan dalam waktu segera mungkin. Ia menyatakan, terkait hal ini pihaknya sudah berdiskusi dengan Bank Indonesia (BI) dan Kominfo.

“Dunia usaha, ada yang sebenarnya kami undang sebagai mitra kerja supaya mereka bisa berikan masukan,” ucapnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×