kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.711.000   2.000   0,07%
  • USD/IDR 17.818   -194,00   -1,08%
  • IDX 6.008   121,62   2,07%
  • KOMPAS100 794   18,85   2,43%
  • LQ45 597   10,61   1,81%
  • ISSI 206   5,10   2,54%
  • IDX30 339   4,60   1,38%
  • IDXHIDIV20 418   3,54   0,86%
  • IDX80 90   1,96   2,24%
  • IDXV30 113   2,76   2,50%
  • IDXQ30 109   1,12   1,03%

PDIP yakin Jokowi bisa atasi masalah teror Solo


Jumat, 31 Agustus 2012 / 21:41 WIB
ILUSTRASI. varian virus corona pemicu pandemi Covid-19.


Reporter: Dea Chadiza Syafina | Editor: Edy Can


JAKARTA. Berbagai masalah mengguncang Solo akhir-akhir ini. Mulai dari teror bom hingga penembakan terhadap polisi. Ketua Dewan Pertimbangan Pusat Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Taufiq Kiemas berharap Walikota Solo Joko Widodo (Jokowi) bisa menghadapi masalah tersebut.

"Kalau mau berpolitik, harus siap semua. Kalau tidak siap, susah. Tentu tidak harus dihimbau, tapi Jokowi memang harus tahan, kuat dengan semua (masalah) itu," kata Taufiq, Jumat (31/8).

Berbagai masalah yang menghantam Solo banyak dikaitkan dengan keikutsertaan Jokowi dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada) DKI Jakarta. Namun, Taufiq berharap berbagai masalah tersebut tidak dikaitkan dengan Pilkada DKI Jakarta.

Taufiq yakin Jokowi dapat mengatasi rumah tangga daerah yang dipimpinnya. Suami dari Ketua Umum PDIP Megawati Seokarno Putri ini juga menghimbau agar lebih masyarakat lebih berpegangan pada empat pilar kebangsaan.

Sebagaimana diketahui, penembakan di Solo yang kembali terjadi pada Kamis malam tadi (30/8), sekitar pukul 21.00 WIB, tepatnya di pos polisi dekat swalayan Matahari Singosaren, yang memakan korban meninggal Bripka Dwi Data.

Penembakan ini terjadi setelah sebelumnya terjadi penembakan di Pospam Gemblegan, Solo pada Jumat dinihari (17/8) dan pelemparan granat di Gladag pada Sabtu malam (18/8).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×