kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.773.000   -15.000   -0,54%
  • USD/IDR 17.739   71,00   0,40%
  • IDX 6.162   67,10   1,10%
  • KOMPAS100 813   8,13   1,01%
  • LQ45 620   4,04   0,66%
  • ISSI 218   3,97   1,85%
  • IDX30 355   2,58   0,73%
  • IDXHIDIV20 437   -1,89   -0,43%
  • IDX80 94   1,08   1,17%
  • IDXV30 121   0,41   0,34%
  • IDXQ30 115   -0,63   -0,54%

Warga berebutan THR dari Jokowi


Minggu, 19 Agustus 2012 / 11:21 WIB
ILUSTRASI. Semangkuk mie ayam sambal ijo yang lezat dan menggugah selera.


Reporter: Edy Can | Editor: Edy Can

SOLO. Ribuan warga Solo berebut bersalaman dengan Wali Kota Solo Joko Widodo, atau yang populer dipanggil Jokowi, usai pelaksanaan shalat Idul Fitri di Balai Kota Solo, Minggu (19/8).

Selain bersalaman, warga juga mengantre untuk mendapat pembagian uang Rp 10.000 per orang dari orang nomor satu di Solo itu. Sayangnya acara pembagian itu berubah ricuh karena mereka tidak sabar mengantre.

Akibatnya banyak perempuan dan anak-anak terhimpit. Suasana semakin ricuh, saat anak anak yang terhimpit pun menangis, begitu juga dengan para ibu yang terjatuh karena didorong dari belakang. Seorang anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) tampak mengevakuasi seorang perempuan yang pingsan. Melihat situasi tidak terkendali, petugas Satpol PP menyuruh warga untuk berbaris dengan tertib.

Sementara itu, Adit, salah satu anak anak yang ikut mengantri mengatakan dirinya sempat tidak bisa bernapas karena terjepit saat mengantre. Adit mengaku uang dari Jokoi akan digunakan untuk beli mainan. "Sempat tak bisa nafas. Sesak, karena dari belakang mendorong terus. Uangnya nanti mau buat beli mainan"katanya. (M Wismabrata/Kompas.com)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×