kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.668.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.861   3,00   0,02%
  • IDX 6.117   -60,45   -0,98%
  • KOMPAS100 795   -13,93   -1,72%
  • LQ45 599   -10,20   -1,67%
  • ISSI 213   0,20   0,09%
  • IDX30 339   -6,02   -1,75%
  • IDXHIDIV20 415   -6,04   -1,43%
  • IDX80 90   -1,62   -1,76%
  • IDXV30 112   -1,00   -0,89%
  • IDXQ30 108   -1,93   -1,75%

Nilai Tukar Petani di Bulan Juni 2023 Naik


Senin, 03 Juli 2023 / 13:19 WIB
Nilai Tukar Petani di Bulan Juni 2023 Naik
ILUSTRASI. Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan, nilai tukar petani (NTP) naik pada bulan Juni 2023. Di bulan tersebut, NTP tercatat 110,41 atau naik 0,19% dibandingkan Mei 2023.


Reporter: Maria Gelvina Maysha | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan, nilai tukar petani (NTP) naik pada bulan Juni 2023. Di bulan tersebut, NTP tercatat 110,41 atau naik 0,19% dibandingkan Mei 2023.

Kenaikan ini terjadi karena indeks harga yang diterima petani naik 0,42% lebih besar dari kenaikan indeks harga yang dibayarkan petani sebesar 0,23%.

“Adapun empat komoditas dominan yang mempengaruhi indeks harga yang diterima petani adalah kopi, sapi potong, kakao dan cabe rawit,” ujar Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa Pudji Ismartini dalam konferensi pers, Senin (3/7).

Baca Juga: Jumlah Kunjungan Wisman di Bulan Mei 2023 Capai 945.590 Orang

Peningkatan NTP tertinggi terjadi pada subsektor holtikultura. NTP subsektor ini meningkat 2,22%. Kenaikan ini terjadi karena indeks harga yang diterima petani naik 2,39%, lebih besar daripada indeks harga yang dibayarkan petani yang mengalami kenaikan 0,17%.

“Adapun empat komoditas yang dominan pengaruhi kenaikan it subsektor holtikultura adalah cabe rawit, tomat, bawag merah, dan bawang daun,” kata Pudji.

Sementara, penurunan NTP terdalam terjadi pada subsektor tanaman perkebunan rakyat. NTP ini turun sebesar 0,85% karena indeks harga yang diterima petani turun 0,55%, sedangkan indeks harga yang dibayarkan petani naik 0,30%.

Empat komoditas yang dominan mempengaruhi indeks harga yang diterima petani subsektor perkebunan rakyat adalah kelapa sawit, karet, tebu, dan pinang.

Baca Juga: BPS: Inflasi Juni 2023 Capai 0,14%

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Langganan Business Insight promo optimal
Kontan Academy
Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value How to Manage Your Gen Z Salespeople?

[X]
×