kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.774.000   -25.000   -0,89%
  • USD/IDR 17.847   -12,00   -0,07%
  • IDX 6.195   68,05   1,11%
  • KOMPAS100 824   16,97   2,10%
  • LQ45 619   8,11   1,33%
  • ISSI 215   -1,05   -0,49%
  • IDX30 350   2,03   0,58%
  • IDXHIDIV20 428   1,77   0,41%
  • IDX80 94   1,01   1,10%
  • IDXV30 118   -0,67   -0,56%
  • IDXQ30 112   0,74   0,66%

Muhammadiyah minta tax amnesty hingga tiga tahun


Rabu, 21 September 2016 / 19:34 WIB


Reporter: Hasyim Ashari | Editor: Adi Wikanto

Jakarta. Semakin banyak pihak yang meminta perpanjangan pemberlakukan program pengampunan pajak atau tax amnesty. Sejatinya, tax amnesty tahap I berakhir pada 30 September 2016, setelah itu akan masuk tahap II dengan tarif denda lebih besar.

Permintaan perpanjangan sudah disampaikan secara terbuka oleh pengamat pajak melalui petisi di situs Change.or.id. Lalu, ada Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah yang malah minta perpanjangan tax amnesty hingga beberapa tahun mendatang.

Ketua PP Muhammadiyah Lincolin Arsyad juga meminta agar program ini dikaji ulang dan diperpanjang selama 3 tahun ke depan. Hal ini supaya sosialisasi bisa lebih detail dan masyarakat lebih paham tentang tax amnesty. "Kita minta kalau bisa diperpanjang 3 tahun," ungkapnya.

Menurutnya, ke depan Muhammadiyah akan membantu pemerintah dengan melakukan sosialisasi di 176 perguruan tinggi milik Muhammadiyah. Belum lagi lembaga-lembaga muhammadiyah lainnya.

Menanggapi hal tersebut Direktur Jenderal (Dirjen) Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan, Robert Pakpahan mengatakan sejauh ini memang pihaknya mendengar adanya permintaan untuk diperpanjang. Namun hingga saat ini belum ada pembahasan ke arah sana.

"Memang kita mengikuti dinamika tapi perpanjangan adalah sesuatu yang tudak terpikirkan. Saya pikir menghitung kekayaan itu tidak sulit-sulit amat," ungkapnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×