kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.668.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.858   36,00   0,20%
  • IDX 6.117   -60,45   -0,98%
  • KOMPAS100 795   -13,93   -1,72%
  • LQ45 599   -10,20   -1,67%
  • ISSI 213   0,20   0,09%
  • IDX30 339   -6,02   -1,75%
  • IDXHIDIV20 415   -6,04   -1,43%
  • IDX80 90   -1,62   -1,76%
  • IDXV30 112   -1,00   -0,89%
  • IDXQ30 108   -1,93   -1,75%

Moeldoko: Waktu saya Panglima TNI tidak terlibat terlalu dalam di Asabri


Selasa, 14 Januari 2020 / 14:53 WIB
ILUSTRASI. Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko


Reporter: Abdul Basith | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Mantan Panglima TNI Moeldoko mengatakan, ia memahami permasalahan yang kini tengah menjerat PT Asabri (Persero).

Sebagai Panglima TNI, Moeldoko bilang tidak memiliki otoritas dengan Asabri yang dikelola oleh Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Meski pun Asabri menghimpun dana anggota TNI dan Polri.

"Memang uangnya prajurit TNI dan kepolisian juga ada di situ, di himpun," ujar Moeldoko di Kantor Staf Presiden, Selasa (14/1).

Baca Juga: Pengamat: Kasus Asabri lebih sensitif ketimbang Jiwasraya

Mantan Panglima yang saat ini menjabat Kepala Staf Presiden juga bilang dana Asabri untuk menginventarisir perumahan. Asabri mendata jumlah kebutuhan perumahan anggota TNI dan Polri.

Setelah dindata, Asabri akan menyesuaikan dengan kemampuan untuk penyediaan rumah. Hubungan Asabri dengan intansi TNI dan Polri hanya sebatas hal tersebut. "Jadi sampai batas di situ, manajemen Asabri sama sekali kita nggak ngerti itu," terang Moeldoko.

Baca Juga: BPK: Investigasi Asabri dilakukan oleh BPKP atas perintah Rini Soemarno

Moeldoko juga menceritakan selama ia menjabat sebagai Panglima TNI tak ada masalah terkait kebutuhan keuangan dari Asabri. Meskipun saat ini Asabri dinilai memiliki masalah keuangan.




TERBARU
Langganan Business Insight promo optimal
Kontan Academy
Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value How to Manage Your Gen Z Salespeople?

[X]
×