kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.592.000   20.000   0,78%
  • USD/IDR 17.918   -15,00   -0,08%
  • IDX 6.094   62,48   1,04%
  • KOMPAS100 785   10,40   1,34%
  • LQ45 602   8,03   1,35%
  • ISSI 213   1,61   0,76%
  • IDX30 334   4,21   1,27%
  • IDXHIDIV20 427   4,86   1,15%
  • IDX80 90   1,14   1,28%
  • IDXV30 117   0,96   0,83%
  • IDXQ30 109   1,31   1,21%

Meski ada larangan mudik, sektor transportasi jadi penyumbang inflasi terbesar di Mei


Rabu, 03 Juni 2020 / 04:30 WIB


Reporter: Bidara Pink | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi Mei 2020 sebesar 0,07% secara bulanan alias month on month (mom). Dari capaian tersebut, sumbangan terbesar datang dari kelompok pengeluaran transportasi, yaitu sebesar 0,10%. 

Kepala BPS Suhariyanto merinci, inflasi kelompok pengeluaran tersebut sebesar 0,87% mom. Capaian inflasi ini disokong oleh peningkatan tarif angkutan udara yang memberi andil inflasi 0,08% dan tarif kereta api dengan andil inflasi 0,02%. 

"Komoditas yang memberi andil inflasi yang terutama adalah tarif angkutan udara. Meski pemerintah sudah mengimbau untuk tidak mudik, masih saja ada penumpang yang melakukan perjalanan," kata Suhariyanto, Selasa (2/6) via video conference. 

Baca Juga: Gara-gara corona, kunjungan Wisman melalui angkutan laut menurun drastis

Tak tanggung-tanggung, kenaikan tarif angkutan udara antar kota terjadi di 39 kota dari 90 kota yang disurvei BPS. Bahkan, peningkatan tarif yang tertinggi mencapai 38%, yaitu di Gunung Sitoli. 

Sebagai tambahan informasi, pemerintah telah melakukan larangan perjalanan angkutan udara dari dan ke dalam negeri per Jumat (24/4) sebagai upaya untuk mencegah penyebaran virus Covid-19. 

Kendati demikian, akhirnya pemerintah kembali mengizinkan moda transportasi baik itu angkutan udara, kereta api, laut, dan bus untuk kembali beroperasi pada Kamis (7/5) dengan catatan harus menaati protokol kesehatan.

Baca Juga: Sri Mulyani prediksi pertumbuhan konsumsi pada triwulan II 2020 bisa memburuk

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN10.10
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×