kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.774.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.000   153,00   0,86%
  • IDX 5.941   -254,36   -4,11%
  • KOMPAS100 785   -38,94   -4,72%
  • LQ45 589   -30,28   -4,89%
  • ISSI 206   -8,52   -3,97%
  • IDX30 334   -15,73   -4,50%
  • IDXHIDIV20 412   -15,89   -3,71%
  • IDX80 89   -4,83   -5,16%
  • IDXV30 113   -4,09   -3,48%
  • IDXQ30 108   -4,46   -3,97%

Mentan minta KPK awasi distribusi alshintan


Selasa, 25 September 2018 / 20:24 WIB
ILUSTRASI. Menteri Pertanian bersama Dirut Bulog meninjau kestabilan harga beras


Reporter: Lidya Yuniartha | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kementerian Pertanian (Kemtan) mengajak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk bersinergi memperkuat pencegahan korupsi dan mengecek penggunaan anggaran, khususnya untuk pendistribusian alat mesin pertanian (alsintan).

Menteri Pertanian Amran Sulaiman mengatakan sinergi ini bertujuan untuk mencegah seluruh staf Kemtan dari segala bentuk korupsi, kolusi, dan nepotisme. "Kami ingin semua bebas korupsi. Kami ingin cegah dari awal," ujar Amran, Selasa (25/9).

Menurut Amran, KPK diminta mengawasi penyaluran ini supaya alsintan yang diberi kepada petani tepat sasaran. Menurutnya, penyaluran alsintan ini pun mengacu pada pengajuan yang dilakukan oleh dinas di daerah.

Sinergi antara KPK dan Kemtan sudah berlangsung sejak 2015. Bahkan, terdapat 3 hingga 4 orang KPK yang ditempatkan di Kemtan untuk mengawasi kinerja Kemtan.

Ke depannya, Amran pun meminta masyarakat segera melapor ke Kemtan, jika memiliki informasi mengenai penyelewengan, atau penyalahgunaan anggaran pertanian.

“Kalau ada masalah desas-desus, sampaikan ke saya. Hari ini juga kami pecat. Bukan kami beri peringatan, kami pecat. Jadi cek siapa itu namanya, lapor, kita pecat," tandas Amran.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×