kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.574.000   -20.000   -0,77%
  • USD/IDR 17.909   -32,00   -0,18%
  • IDX 5.926   -10,17   -0,17%
  • KOMPAS100 765   -0,18   -0,02%
  • LQ45 589   -1,71   -0,29%
  • ISSI 206   -0,73   -0,35%
  • IDX30 328   -1,45   -0,44%
  • IDXHIDIV20 422   -0,98   -0,23%
  • IDX80 87   -0,08   -0,10%
  • IDXV30 116   -0,04   -0,04%
  • IDXQ30 108   -0,46   -0,42%

Menkeu Purbaya: Belum Ada Rencana Pangkas Anggaran Pertahanan


Selasa, 21 Juli 2026 / 09:24 WIB
Menkeu Purbaya: Belum Ada Rencana Pangkas Anggaran Pertahanan
ILUSTRASI. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan hingga saat ini belum ada pembahasan dengan Presiden terkait pemangkasan anggaran pertahanan. (KONTAN/Nurtiandriyani Simamora)


Reporter: Siti Masitoh | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa buka suara terkait opsi pemangkasan anggaran pertahanan seperti yang disampaikan Presiden Prabowo Subianto.

Ia menyebut, hingga saat ini belum ada pembahasan dengan Presiden terkait pemangkasan anggaran tersebut. Sebagai informasi, anggaran Kementerian Pertahanan (termasuk TNI) tahun ini adalah Rp 187,10 triliun dan Polri sebesar Rp146,05 triliun.

“Belum (ada pembahasan). Tapi begini, hitungan anggaran pos-nya besar. Kalau memang mungkin defisit kita terganggu ya kita pangkas, tapi rasanya enggak, masih jauh dari sana. Jadi kita masih cukup,” tutur Purbaya di Istana Kepresidenan, Senin (21/7/2026).

Purbaya menjelaskan, anggaran pertahanan memang merupakan salah satu pos belanja pemerintah yang nilainya besar. Namun, langkah pemangkasan baru akan dipertimbangkan apabila kondisi fiskal, terutama defisit anggaran, mengalami tekanan.

Baca Juga: BGN Ubah Sasaran MBG, Ibu Hamil dan Balita Jadi Prioritas

Namun menurutnya, saat ini kondisi fiskal pemerintah saat ini masih memadai sehingga belum ada kebutuhan untuk memangkas anggaran di sektor pertahanan maupun kepolisian.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto membuka kemungkinan untuk memangkas anggaran pertahanan dan polisi saat menghadiri acara Panen Raya Bersama TNI, di Lanud Abdul Rachman Saleh, Malang, Jawa Timur, Jumat (17/7/2026).

Mulanya, Prabowo menyorot soal penghematan anggaran demi menghilangkan kemiskinan di Indonesia.

“Kita akan hemat anggaran kita. Kita akan bikin efisien. Bila perlu anggaran pertahanan kita kurangi, anggaran polisi kita kurangi untuk menghilangkan kemiskinan," kata Prabowo, dalam pidatonya.

Baca Juga: Purbaya Sebut Anggaran MBG Kemungkinan Dipangkas, Besarannya Masih Didiskusikan

Prabowo pun menanyakan kesiapan personel TNI-Polri yang hadir di acara itu, termasuk Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto.

Jajaran TNI-Polri yang hadir pun terdengar menyatakan kesiapan saat Prabowo tanya apakah rela jika dikurangi anggarannya.

"Rela TNI? Rela polisi? Aku tanya TNI bukan kau. Rela ya kurangi? Ikhlas? Kok ikhlas, ikhlas, ikhlas," ucap dia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
KONTAN10.10
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×