kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 3.120.000   -48.000   -1,52%
  • USD/IDR 16.805   19,00   0,11%
  • IDX 8.330   97,40   1,18%
  • KOMPAS100 1.165   25,83   2,27%
  • LQ45 834   20,52   2,52%
  • ISSI 298   2,18   0,74%
  • IDX30 430   8,24   1,96%
  • IDXHIDIV20 510   9,16   1,83%
  • IDX80 129   2,93   2,32%
  • IDXV30 139   2,61   1,92%
  • IDXQ30 139   3,06   2,26%

Menkeu Purbaya Bakal Rotasi 70 Orang Petugas Pajak Pekan Depan


Jumat, 30 Januari 2026 / 16:55 WIB
Menkeu Purbaya Bakal Rotasi 70 Orang Petugas Pajak Pekan Depan
ILUSTRASI. APBN KiTa Edisi Januari 2026 (ANTARA FOTO/MUHAMMAD ADIMAJA)


Reporter: Arif Ferdianto | Editor: Tri Sulistiowati

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa terus melakukan aksi bersih-bersih di internal kementeriannya. Setelah sebelumnya merombak puluhan pejabat di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, Menkeu kini membidik Direktorat Jenderal Pajak dengan rencana mutasi besar-besaran pekan depan.

Purbaya mengungkapkan, sedikitnya ada 70 orang pegawai pajak yang masuk dalam radar rotasi kali ini. Langkah tegas ini diambil sebagai sanksi bagi oknum pegawai yang terindikasi melakukan penyimpangan dalam menjalankan tugasnya.

"Kemarin kan orang Bea Cukai saya ganti 34-35 orang. Minggu depan mungkin sekitar 70 orang orang pajak saya akan putar. Yang ketahuan main-main saya akan putar ke tempat yang lebih sepi," ujarnya saat ditemui di Wisma Danantara, Jakarta, Jumat (30/1/2026).

Baca Juga: IHSG Mulai Bangkit, Purbaya Optimistis Investasi Asing Kembali Masuk ke Indonesia

Purbaya mengklaim, langkah ini adalah bagian dari komitmen perbaikan fondasi ekonomi secara sungguh-sungguh. Ini membuka tabir reformasi birokrasi di instansi pemungut penerimaan negara tidak bisa ditawar agar stabilitas ekonomi terjaga.

Dalam kesempatan yang sama, Purbaya juga mengomentari mundurnya Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI), Iman Rachman. Ia menilai langkah tersebut merupakan bentuk tanggung jawab yang positif atas gejolak yang sempat terjadi di pasar modal akibat kelalaian merespons masukan dari MSCI.

"Itu kesalahan dia yang fatal di situ, sehingga kita mengalami koreksi yang dalam kemarin. Kalau tidak cepat dibetulin kan bisa mengganggu yang lain-lain, dianggapnya ekonomi tidak stabil. Padahal saya perbaiki ekonomi dengan sungguh-sungguh," jelasnya.

Purbaya menambahkan, pemerintah juga tengah melakukan perbaikan sistem melalui penguatan modal pada Online Single Submission (OSS) serta rutin melakukan debottlenecking setiap hari Senin. Koordinasi dengan bank sentral pun diperketat guna menjamin likuiditas pasar tetap terjaga.

Purbaya optimistis, dengan rentetan perbaikan birokrasi dan fundamental ini, target pertumbuhan ekonomi sebesar 6% pada tahun ini dapat tercapai. 

"Perbaikan fondasi perekonomian betul-betul dilakukan dan betul-betul sedang terjadi," pungkasnya.

Baca Juga: Purbaya Kebut PMK Batas Investasi Dana Pensiun dan Asuransi 20%, Pekan Depan Rampung

Selanjutnya: Gadai ValueMax Antisipasi Lonjakan Gadai Jelang Ramadan,Pendanaan Diproyeksi Naik 15%

Menarik Dibaca: 10 Makanan yang Dikira Sehat Padahal Tinggi Gula

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
SPT Tahunan PPh Coretax: Mitigasi, Tips dan Kertas Kerja Investing From Zero

[X]
×