kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Menkeu: Kita jaga utang 24%-25%


Jumat, 15 Agustus 2014 / 13:01 WIB
Menkeu: Kita jaga utang 24%-25%
ILUSTRASI. Promo JSM Indomaret Periode 3-5 Maret 2023


Reporter: Margareta Engge Kharismawati | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Rasio utang terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) perlu dijaga. Menteri Keuangan Chatib Basri mengaku akan menjaga rasio utang pada kisaran 24%-25% terhadap PDB.

Saat ini, berdasarkan data Bank Indonesia (BI) triwulan I-2014, rasio utang Indonesia terhadap PDB mencapai 32,28%. Sebelumnya pada tahun 2013 sebesar 30,4% dan 2012 sebesar 28,7%.

Menurut Chatib, rasio utang terhadap PDB tergantung nilai tukar rupiah. "Banyak utang kita itu nominalnya dolar. Jadi bergejolaknya rupiah itu mempengaruhi besaran nominal utang kita," ujar Chatib yang dijumpai di Gedung Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Jakarta, Jumat (15/8).

Hingga akhir tahun ini, dirinya optimis rasio utang bisa turun ke 24%-25% dari PDB. Sebelumnya, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) klaim telah berhasil menurunkan rasio utang terhadap PDB menjadi sekitar 23%.

Menurut SBY, utang negara Indonesia saat ini telah berada dalam situasi yang jauh lebih aman. Pada waktu puncak krisis moneter tahun 1998, rasio utang Indonesia terhadap PDB mencapai 85%. Artinya, utang Indonesia hampir sama besarnya dengan penghasilan Indonesia sendiri.

Bila melihat rasio utang Indonesia bila dibandingkan dengan negara-negara maju, rasio Indonesia adalah yang terendah. Jepang 227,2%, Amerika Serikat 101,5%, dan Jerman 78,4%. "Rasio utang terhadap PDB Indonesia adalah  yang terendah di antara negara-negara G20," ujar SBY dalam pidato kenegaraannya di Gedung Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Jakarta, Jumat (15/8).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×