kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.670.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.981   -32,00   -0,18%
  • IDX 5.876   131,22   2,28%
  • KOMPAS100 765   20,79   2,79%
  • LQ45 582   16,29   2,88%
  • ISSI 204   4,37   2,19%
  • IDX30 329   8,59   2,68%
  • IDXHIDIV20 406   11,61   2,94%
  • IDX80 87   2,30   2,72%
  • IDXV30 110   2,89   2,69%
  • IDXQ30 106   3,06   2,97%

Menkeu: Fakta-Kesimpulan audit BPK tidak nyambung


Jumat, 02 November 2012 / 10:08 WIB
ILUSTRASI. Promo Pampers Kebanggan Ibu di Blibli


Reporter: Oginawa R Prayogo | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Menteri Keuangan Agus Martowardojo mengaku sudah menerima laporan audit investigatif Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) perihal kasus Hambalang. Menurut Agus Marto antara fakta dan apa yang ada di dalam kesimpulan tidak nyambung.

"Hasil audit sudah kami terima kemarin (Kamis). Kami sedikit kaget karena kelihatan antara fakta dan kesimpulan kurang nyambung," kata Agus Marto pada acara Kemkeu dan BPK di Dhanapala, "Penyelesaian Permasalahan Aset Tetap, PNBP,  dan Hibah dalam  Meningkatkan Kualitas LKKL dan LKPP Tahun 2012"
di Gedung Dhanapala, Jumat (2/11).

Agus Marto juga mengatakan akan memberikan tanggapan ke BPK terkait hasil audit tersebut. "Ini bentuk feedback kami ada hal-hal yang harusnya lebih dipertimbangkan. Ini masukan bagi insitusi yang kita hormati," kata Agus.

Sebelumnya Hadi Purnomo mengatakan bahwa Menteri Keuangan dan Direktur Jenderal Anggaran diduga melakukan pelanggaran dalam kasus Hambalang. Menteri Keuangan diduga melanggar terkait izin kontrak tahun jamak. Sedangkan Dirjen Anggaran diduga melanggar soal persetujuan Rencana Kerja Anggaran Kementrian/Lembaga (RKA-KL) tahun anggaran 2011.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Teori, Strategi & Taktik Penagihan Kredit/ Piutang Macet Secara Dini & Terintegrasi Serta Efisien & Efektif

[X]
×