kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.711.000   2.000   0,07%
  • USD/IDR 17.818   -194,00   -1,08%
  • IDX 6.008   121,62   2,07%
  • KOMPAS100 794   18,85   2,43%
  • LQ45 597   10,61   1,81%
  • ISSI 206   5,10   2,54%
  • IDX30 339   4,60   1,38%
  • IDXHIDIV20 418   3,54   0,86%
  • IDX80 90   1,96   2,24%
  • IDXV30 113   2,76   2,50%
  • IDXQ30 109   1,12   1,03%

Menkeu: Fakta-Kesimpulan audit BPK tidak nyambung


Jumat, 02 November 2012 / 10:08 WIB
ILUSTRASI. Promo Pampers Kebanggan Ibu di Blibli


Reporter: Oginawa R Prayogo | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Menteri Keuangan Agus Martowardojo mengaku sudah menerima laporan audit investigatif Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) perihal kasus Hambalang. Menurut Agus Marto antara fakta dan apa yang ada di dalam kesimpulan tidak nyambung.

"Hasil audit sudah kami terima kemarin (Kamis). Kami sedikit kaget karena kelihatan antara fakta dan kesimpulan kurang nyambung," kata Agus Marto pada acara Kemkeu dan BPK di Dhanapala, "Penyelesaian Permasalahan Aset Tetap, PNBP,  dan Hibah dalam  Meningkatkan Kualitas LKKL dan LKPP Tahun 2012"
di Gedung Dhanapala, Jumat (2/11).

Agus Marto juga mengatakan akan memberikan tanggapan ke BPK terkait hasil audit tersebut. "Ini bentuk feedback kami ada hal-hal yang harusnya lebih dipertimbangkan. Ini masukan bagi insitusi yang kita hormati," kata Agus.

Sebelumnya Hadi Purnomo mengatakan bahwa Menteri Keuangan dan Direktur Jenderal Anggaran diduga melakukan pelanggaran dalam kasus Hambalang. Menteri Keuangan diduga melanggar terkait izin kontrak tahun jamak. Sedangkan Dirjen Anggaran diduga melanggar soal persetujuan Rencana Kerja Anggaran Kementrian/Lembaga (RKA-KL) tahun anggaran 2011.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Langganan Business Insight Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×