Reporter: Ahmad Febrian | Editor: Ahmad Febrian
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Gempa bumi yang mengguncang wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), berdampak terhadap kualitas layanan telekomunikasi Telkom Group. Gangguan terjadi akibat kendala pasokan listrik di wilayah terdampak serta kerusakan pada sejumlah perangkat jaringan.
EVP Telkom Regional III, Rachmad Dwi Hartanto mengatakan, kondisi tersebut membuat kualitas layanan TelkomGroup di sejumlah wilayah terdampak mengalami penurunan.
"Penurunan kualitas layanan TelkomGroup terutama disebabkan oleh kendala pasokan listrik di wilayah terdampak dan sejumlah kerusakan perangkat akibat gempa," ujar Rachmad dalam keterangan resminya, Minggu (16/8).
Ia menjelaskan, proses pemulihan layanan saat ini masih bergantung pada stabilitas pasokan listrik di wilayah terdampak. Untuk menjaga operasional jaringan, TelkomGroup telah mengaktifkan genset tambahan dengan kapasitas terbatas sebagai penguatan suplai listrik.
Baca Juga: Gempa Magnitudo 5,2 Guncang Ruteng, NTT, Minggu Pagi (16/8)
Penggunaan genset tersebut dilakukan untuk menjaga stabilitas operasional perangkat jaringan sekaligus mendukung proses pemulihan layanan telekomunikasi yang terdampak.
Di sisi lain, TelkomGroup terus melakukan perbaikan dengan mengerahkan tim teknis serta sumber daya yang diperlukan. Langkah ini dilakukan agar layanan telekomunikasi dan digital dapat kembali normal.
Sebelumnya, gempa bumi dengan magnitudo 7,7 mengguncang wilayah NTT dan sekitarnya. Gempa tersebut turut menyebabkan kerusakan pada sejumlah infrastruktur dan berdampak terhadap aktivitas masyarakat di wilayah terdampak.
TelkomGroup menyampaikan permohonan maaf kepada pelanggan dan masyarakat atas gangguan layanan yang terjadi. Perseroan juga mengapresiasi pengertian dan dukungan masyarakat selama proses pemulihan berlangsung.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













![[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI](https://fs-media.kontan.co.id/kstore/upload/brand_images/brand_images_22072614202900.jpg)
