CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.604.000   4.000   0,15%
  • USD/IDR 17.627   61,00   0,35%
  • IDX 6.541   -47,96   -0,73%
  • KOMPAS100 858   -8,05   -0,93%
  • LQ45 650   -6,26   -0,95%
  • ISSI 227   -3,10   -1,35%
  • IDX30 361   -3,60   -0,99%
  • IDXHIDIV20 450   -2,93   -0,65%
  • IDX80 98   -0,98   -0,99%
  • IDXV30 125   -0,95   -0,75%
  • IDXQ30 116   -1,19   -1,02%

Menebak Arah BI Rate pada Rapat Dewan Gubernur BI Bulan Oktober 2025


Selasa, 21 Oktober 2025 / 09:20 WIB
Menebak Arah BI Rate pada Rapat Dewan Gubernur BI Bulan Oktober 2025
ILUSTRASI. Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo bersama jajaran Deputi Gubernur BI memaparkan hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) di Jakarta, Rabu (19/3/2025).  Bank Indonesia (BI) diperkirakan akan mempertahankan BI rate di level 4,75% pada Rapat Dewan Gubernur (RDG) yang digelar 22-23 Oktober 2025.


Reporter: Siti Masitoh | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bank Indonesia (BI) diperkirakan akan mempertahankan suku bunga acuan atau BI rate di level 4,75% pada Rapat Dewan Gubernur (RDG) yang digelar 22-23 Oktober 2025.

Posisi ini mengikuti pemangkasan BI rate sebesar 125 basis poin dari akhir tahun lalu.

Global Market Economist Maybank Indonesia, Myrdal Gunarto, menilai keputusan mempertahankan suku bunga wajar. 

Menurutnya, saat pemangkasan BI rate pada September 2025, rupiah langsung melemah dan terjadi capital outflow di pasar obligasi. 

Baca Juga: Inflasi Domestik Terkendali, Peluang BI Pangkas Suku Bunga Acuan Terbuka

"Selain itu, terjadi capital outflow di bond market," ujarnya kepada KONTAN, Senin (20/10/2025).

Meski begitu, Myrdal mengakui masih ada ruang bagi BI untuk menurunkan suku bunga acuan demi mendorong pertumbuhan ekonomi nasional pada bulan ini. Namun konsekuensinya, nilai tukar rupiah berpotensi melemah.

Sementara itu, Kepala Ekonom BCA, David Sumual, menilai meski diperkirakan akan menahan suku bunga pada Oktober, BI masih bisa memangkas bunga acuannya di akhir tahun. Syaratnya, nilai tukar rupiah harus stabil dan The Fed terus menurunkan suku bunganya.

Berbeda dengan prediksi tersebut, Chief Economist Bank Syariah Indonesia (BSI), Banjaran Surya Indrastomo, melihat BI masih berpeluang menurunkan BI rate pada bulan ini sebesar 25 basis poin menjadi 4,50%. 

Baca Juga: Usai Penurunan Bunga, Maybank Proyeksi BI Masih Akan Pangkas 50 Bps Lagi Tahun Ini

Menurutnya, langkah ini sejalan dengan kebijakan BI yang mendukung pertumbuhan ekonomi, dengan kondisi inflasi dan rupiah yang mendukung.

Banjaran menambahkan, setelah pemangkasan pada Oktober, BI rate diperkirakan akan bertahan di level 4,50% hingga akhir tahun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×