kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.655.000   -15.000   -0,56%
  • USD/IDR 17.985   -35,00   -0,19%
  • IDX 5.986   70,43   1,19%
  • KOMPAS100 782   11,35   1,47%
  • LQ45 595   10,44   1,79%
  • ISSI 206   0,99   0,48%
  • IDX30 337   5,69   1,72%
  • IDXHIDIV20 416   7,36   1,80%
  • IDX80 89   1,44   1,65%
  • IDXV30 113   2,29   2,08%
  • IDXQ30 108   1,76   1,65%

Mendag: Surplus Neraca Perdagangan Tumbuh 31,03% di 2025


Jumat, 06 Februari 2026 / 14:21 WIB
Mendag: Surplus Neraca Perdagangan Tumbuh 31,03% di 2025
ILUSTRASI. Kementerian Perdagangan (Kemendag) mencatat surplus neraca perdagangan mencapai US$ 41,05 miliar sepanjang 2025. (ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto)


Penulis: Chelsea Anastasia | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kementerian Perdagangan (Kemendag) mencatat surplus neraca perdagangan mencapai US$ 41,05 miliar sepanjang 2025.

Menteri Perdagangan Budi Santoso mengatakan, di level ini, surplus neraca perdagangan tumbuh 31,03% dibanding tahun 2024. Adapun kinerja neraca perdagangan 2025 ini salah satunya ditopang oleh surplus pada Desember 2025 yang mencapai US$ 2,51 miliar.

Berdasarkan negara tujuan, lanjut Budi, lima besar pasar utama ekspor Indonesia pada 2025 adalah Tiongkok yang nilai ekspornya tumbuh 6,85% secara tahunan, Amerika Serikat (AS) yang meningkat 16,66%, disusul India yang berkurang 10,09%, Jepang yang juga turun 15,01%, serta Singapura yang tumbuh 12,24%.

"Meskipun belum masuk pasar EU (Uni-Eropa), tahun ini mudah-mudahan ratifikasi perjanjian dagang sudah selesai, sehingga pasar EU tahun depan sudah benar-benar bisa jalan," kata Budi dalam media briefing Capaian Kinerja 2025 & Program Kerja 2026 Kemendag di Kantor Kemendag, Jumat (6/2/2026).

Baca Juga: Moody's Turunkan Outlook, Menkeu Purbaya Minta Investor Tak Khawatir Kondisi Fiskal

Sementara itu, surplus tertinggi sepanjang 2025 dijawarai AS yang mencatat surplus US$ 18,11 miliar, India surplus US$ 13,49 miliar, Filipina US$ 8,42 miliar, Belanda surplus US$ 4,81 miliar, serta Vietnam surplus US$ 4,47 miliar.

Budi menambahkan, realisasi nilai ekspor barang nasional bertumbuh 6,15% pada 2025. 

Pada 2026, Kemendag menargetkan total nilai ekspor barang bisa mencapai US$ 298,02 miliar-302,55 miliar atau bertumbuh 5,3% hingga 6,9%.

"Kalau kita lihat perkembangan global sekarang ini, kita juga harus realistis. Sehingga, kalau kita menargetkan, kita juga optimistis bahwa capaian yang lebih tinggi dari outlook ini bisa kita lakukan," ujar Budi.

Baca Juga: Outlook Moody’s Negatif, Purbaya Tegaskan Indonesia Tak Pernah Mangkir Bayar Utang

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Teori, Strategi & Taktik Penagihan Kredit/ Piutang Macet Secara Dini & Terintegrasi Serta Efisien & Efektif

[X]
×