Reporter: Hervin Jumar | Editor: Handoyo
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Aktivitas masyarakat di sejumlah wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) mulai didukung oleh pemulihan infrastruktur dasar pascagempa bumi magnitudo (M) 7,7. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat hampir seluruh pelanggan listrik di wilayah terdampak kini telah kembali memperoleh pasokan listrik.
Hingga Senin (17/8/2026), sebanyak 564.065 pelanggan atau 99,4% dari total pelanggan di area terdampak telah kembali mendapatkan aliran listrik.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton SP Panjaitan, mengatakan pemulihan tersebut mencakup hampir seluruh pelanggan listrik di wilayah terdampak gempa.
"Dari total pelanggan dalam area tersebut, 564.065 atau 99,4 persen sudah kembali mendapatkan listrik," kata Berton dalam keterangan pers, Senin (17/8/2026).
Berton mengatakan, perbaikan infrastruktur kelistrikan di wilayah kerja UP3 Flores Bagian Timur dan UP3 Flores Bagian Barat telah berjalan optimal. Trafo gardu induk (GI) yang terdampak telah pulih 100%, sedangkan tiang listrik atau penyangga yang terdampak telah berfungsi 98,3%.
Baca Juga: Lembaga Demografi FEB UI: Bonus Demografi Baru Jadi Modal, Bukan Bonus Ekonomi
Selain itu, dari 3.478 gardu distribusi yang terdampak gempa, sebanyak 99,45% telah kembali menyala.
UP3 Flores Bagian Timur melayani wilayah Kabupaten Sikka dan sekitarnya. Sementara itu, UP3 Flores Bagian Barat mencakup enam kabupaten di daratan Flores bagian barat, yakni Manggarai Barat, Manggarai, Manggarai Timur, Ngada, Nagekeo, dan Ende.
Pemulihan Jaringan Telekomunikasi
Selain jaringan listrik, pemerintah juga terus mempercepat pemulihan jaringan telekomunikasi di wilayah terdampak gempa NTT.
Jaringan yang dikelola Telkomsel telah pulih lebih dari 90% di sejumlah wilayah, yakni Manggarai Barat, Nagekeo, Ngada, Sikka, Ende, dan Manggarai.
Namun, pemulihan jaringan komunikasi di Manggarai Timur masih tertinggal. Hingga Senin (17/8/2026), tingkat pemulihannya baru mencapai 76,3%, dengan 14 site masih mengalami kendala.
Baca Juga: KKP Kerahkan Kapal Pengawas Perikanan untuk Angkut Bantuan Kemanusiaan ke NTT
BNPB menyebut percepatan pemulihan listrik dan jaringan komunikasi menjadi bagian penting dalam mengembalikan aktivitas masyarakat setelah gempa. Perbaikan infrastruktur dasar tersebut dilakukan bersamaan dengan pemulihan akses jalan dan pemenuhan kebutuhan dasar warga terdampak.
Gempa M7,7 Guncang Flores
Sebagai informasi, gempa bumi M7,7 mengguncang wilayah Flores Provinsi NTT pada Sabtu (15/8/2026) dan menimbulkan korban jiwa serta kerusakan di sejumlah wilayah NTT.
Pemerintah masih melakukan penanganan dan pemulihan di berbagai daerah terdampak. Pemulihan listrik dan telekomunikasi menjadi salah satu fokus untuk mendukung kembali berjalannya aktivitas masyarakat serta memperlancar proses penanganan pascabencana.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News












![[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI](https://fs-media.kontan.co.id/kstore/upload/brand_images/brand_images_22072614202900.jpg)
