kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.500   -30,00   -0,17%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Mendag: Soal kartel, kami akan ambil langkah hukum


Jumat, 21 Maret 2014 / 17:40 WIB
ILUSTRASI. PT. Santini Mitra Amanah (SMA) baru saja menandatangani kerja sama technical assistance dengan Alma Del Bosque, perusahaan asal Kolombia. Foto Lidya Yuniartha.


Reporter: Risky Widia Puspitasari | Editor: Dikky Setiawan

JAKARTA. Menteri Perdagangan, Muhammad Luthfi mengatakan, pihaknya akan mengambil langkah hukum terkait keputusan KPPU soal kartel bawang putih.

"Kita akan ambil seluruh langkah hukum yang ada di perundang-undangan," kata Luthfi, dikantornya, Jumat (21/3).

Saat ini Lutfi tengah mempelajari kasus ini. Ia mengatakan menolak dengan tegas putusan KPPU soal persengkongkolan Kemendag dengan pedagang.

"Kami ini regulator untuk menjembatani biar ketemu harga yanh baik, tak mungkin bersekongkol dengan pedagang apalagi untuk tujuan mendapatkan harga yang stabil," tegasnya.

Luthfi menambahkan, jika memang putusannya seperti itu, KPPU seharusnya menunjukkan seperti apa persekongkolan yang dilakukan.

Kemarin, KPPU memberikan putusan soal dugaan pelanggaran UU No 5 th 1999 tentang Larangan Praktek Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat. KPPU menilai beberapa importir bawang putih sengaja melakukan monopoli peredaran barang sehingga harga melonjak.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×