kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.918.000   -22.000   -0,75%
  • USD/IDR 16.859   17,00   0,10%
  • IDX 8.212   -53,08   -0,64%
  • KOMPAS100 1.158   -9,98   -0,85%
  • LQ45 830   -9,73   -1,16%
  • ISSI 295   -1,25   -0,42%
  • IDX30 432   -3,95   -0,91%
  • IDXHIDIV20 516   -4,82   -0,92%
  • IDX80 129   -1,21   -0,93%
  • IDXV30 142   -0,67   -0,47%
  • IDXQ30 139   -1,75   -1,24%

Manasik Kesehatan Dimulai Setahun Sebelum Haji, Ini Penjelasan Wamenhaj


Selasa, 17 Februari 2026 / 16:40 WIB
Manasik Kesehatan Dimulai Setahun Sebelum Haji, Ini Penjelasan Wamenhaj
ILUSTRASI. Kementerian Haji dan Umrah luncurkan program manasik kesehatan setahun sebelum keberangkatan. Calon jemaah akan dipantau ketat demi ibadah prima. (dok/Tribunnews.com )


Sumber: Kompas.com | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kementerian Haji dan Umrah RI menyiapkan program manasik kesehatan bagi calon jemaah haji, yang dimulai satu tahun sebelum waktu keberangkatan masing-masing.

Wakil Menteri Haji dan Umrah RI Dahnil Anzar Simanjuntak menjelaskan bahwa melalui program ini, kondisi kesehatan jemaah akan dipantau lebih awal agar mereka siap secara fisik saat menjalankan ibadah di Tanah Suci.

“Pemeriksaan kesehatan harus di awal. Misalnya Mas Amir akan berangkat tahun 2027, maka pemeriksaan kesehatan itu harus dimulai di 2026. Setahun sebelumnya, supaya kita tahu riwayat rekam medis dari Mas Amir,” ujar Dahnil dalam siniar Naratama di YouTube Kompas.com, Selasa (17/2/2026).

Menurut Dahnil, manasik kesehatan adalah proses melatih sekaligus menjaga kebugaran calon jemaah dalam jangka waktu panjang sebelum keberangkatan.

Selama ini, lanjut Dahnil, pembinaan kesehatan dinilai belum dilakukan secara sistematis sejak jauh hari. Padahal, ibadah haji sangat menuntut kesiapan fisik.

“Saya sering menyebutkan 90 persen ibadah haji itu fisik,” kata dia.

Oleh karena itu, satu tahun sebelum berangkat, calon jemaah didorong mulai membiasakan pola hidup sehat, seperti berjalan kaki, berolahraga sesuai kemampuan, serta menjaga pola makan.

“Jadi sebenarnya ibadah haji itu adalah momentum kita untuk menjadi orang yang lebih baik secara paripurna termasuk kesehatan,” jelas Dahnil.

Dalam kesempatan itu, Dahnil menerangkan bahwa layanan kesehatan haji kini terpusat di Kementerian Haji dan Umrah. Sebelumnya, urusan kesehatan haji berada di Kementerian Kesehatan.

“Sekarang sudah tidak ada urusan sehat haji lagi di Kementerian Kesehatan, sekarang di sini semuanya,” ucap Dahnil.

Selain itu, Kementerian Haji dan Umrah akan mendorong kehadiran klinik permanen di seluruh asrama haji. Klinik itu akan menjadi pusat konsultasi sekaligus pemantauan kesehatan calon jemaah selama masa persiapan.

Baca Juga: Kemenhaj: Mulai Januari 2026, Siskohat Sudah Terintegrasi dengan Nusuk

“Nanti para dokter-dokter haji akan mendorong semua asrama haji kita itu ada klinik permanen yang kemudian memantau, menjadi pusat konsultasi kesehatan haji,” katanya.

Dahnil pun menegaskan, pemerintah ingin memastikan calon jemaah tiba pada masa keberangkatan dalam kondisi bugar. Program ini justru untuk membantu jemaah, termasuk yang berusia lanjut, agar tetap mampu menjalankan ibadah.

“Jadi bukan melarang keberangkatan,” pungkasnya.

Selanjutnya: Cara Membangun Jaringan Profesional untuk Karier Cemerlang di Tahun 2026

Menarik Dibaca: Pantau 5 Kripto Top Gainers 24 Jam Terakhir, MemeCore (M) Salah Satunya

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! [Intensive Workshop] Excel for Business Reporting

[X]
×