kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.836.000   17.000   0,93%
  • USD/IDR 16.720   -165,00   -1,00%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

Luhut Berharap Family Office Mulai Berjalan pada Februari 2025


Kamis, 16 Januari 2025 / 06:00 WIB
Luhut Berharap Family Office Mulai Berjalan pada Februari 2025
ILUSTRASI. Ketua Dewan Ekonomi Nasional Luhut Binsar Pandjaitan berharap pembentukan Family Offlice bisa mulai berjalan pada Februari 2025.


Reporter: Dendi Siswanto | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan akan berbicara kepada presiden Prabowo Subianto terkait rencana pembentukan Family Offlice.

Luhut mengatakan, pembentukan Family Office sudah mendapat restu dari Prabowo sehingga bisa langsung di eksekusi.

Bahkan, Luhut berencana menemui Prabowo untuk mengajukan usulan agar Family Office bisa mulai dijalankan pada Februari 2025 mendatang.

Baca Juga: Pembangunan Family Office di Indonesia Berpeluang Ciptakan Pencucian Uang

"Kita mau cepat, kalau saya ketemu presiden, kalau saya boleh usul, bulan depan boleh kita jadikan, kita sudah lama studi," ujar Luhut kepada awak media di Jakarta, Rabu (15/1).

Luhut tidak ingin Indonesia kalah dengan negara tetangga seperti Malaysia yang sudah lebih dulu melakukan pembangunan Family Office.

Oleh karena itu, ia menyebut bahwa pemerintah Indonesia akan memberikan insentif yang lebih kompetitif jika dibandingkan dengan Malaysia.

"Mereka kasih insentif yang sangat kompetitif. Kita harus, kalau enggak, kita kalah," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Survei KG Media

TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Procurement Economies of Scale (SCMPES) Brush and Beyond

[X]
×