kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.859.000   40.000   1,42%
  • USD/IDR 17.535   104,00   0,60%
  • IDX 6.859   -46,72   -0,68%
  • KOMPAS100 916   0,38   0,04%
  • LQ45 670   1,21   0,18%
  • ISSI 248   -2,34   -0,93%
  • IDX30 377   0,90   0,24%
  • IDXHIDIV20 461   -0,72   -0,16%
  • IDX80 104   0,22   0,22%
  • IDXV30 132   0,58   0,44%
  • IDXQ30 120   -0,91   -0,75%

Luhut Ingin Family Office Mulai Jalan Februari 2025, akan Ajukan Usul ke Prabowo


Jumat, 17 Januari 2025 / 10:30 WIB
Luhut Ingin Family Office Mulai Jalan Februari 2025, akan Ajukan Usul ke Prabowo
ILUSTRASI. Ketua Dewan Ekonomi Nasional Luhut B Pandjaitan di Istana Kepresidenan. Ketua Dewan Ekonomi Nasional Luhut Binsar Pandjaitan akan berbicara kepada presiden Prabowo Subianto terkait rencana pembentukan Family Offlice.


Reporter: Dendi Siswanto | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan akan berbicara kepada presiden Prabowo Subianto terkait rencana pembentukan Family Offlice.

Luhut mengatakan, pembentukan Family Office sudah mendapat restu dari Prabowo sehingga bisa langsung di eksekusi.

Bahkan, Luhut berencana menemui Prabowo untuk mengajukan usulan agar Family Office bisa mulai dijalankan pada Februari 2025 mendatang.

Baca Juga: Pembangunan Family Office di Indonesia Berpeluang Ciptakan Pencucian Uang

"Kita mau cepat, kalau saya ketemu presiden, kalau saya boleh usul, bulan depan boleh kita jadikan, kita sudah lama studi," ujar Luhut kepada awak media di Jakarta, Rabu (15/1).

Luhut tidak ingin Indonesia kalah dengan negara tetangga seperti Malaysia yang sudah lebih dulu melakukan pembangunan Family Office.

Oleh karena itu, ia menyebut bahwa pemerintah Indonesia akan memberikan insentif yang lebih kompetitif jika dibandingkan dengan Malaysia.

"Mereka kasih insentif yang sangat kompetitif. Kita harus, kalau enggak, kita kalah," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×