kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.413.000   30.000   1,26%
  • USD/IDR 16.702   47,00   0,28%
  • IDX 8.509   -37,16   -0,43%
  • KOMPAS100 1.173   -6,40   -0,54%
  • LQ45 846   -6,27   -0,74%
  • ISSI 301   -0,86   -0,28%
  • IDX30 436   -3,82   -0,87%
  • IDXHIDIV20 504   -3,85   -0,76%
  • IDX80 132   -0,78   -0,59%
  • IDXV30 138   0,50   0,36%
  • IDXQ30 139   -1,24   -0,89%

Kuning dan bau apek, warga kembalikan raskin


Rabu, 11 Juni 2014 / 11:45 WIB
Kuning dan bau apek, warga kembalikan raskin
ILUSTRASI. Mentimun bermanfaat melunturkan lemak perut.


Sumber: Kompas.com | Editor: Hendra Gunawan

YOGYAKARTA. Sebagian warga di Kabupaten Gunungkidul mengembalikan beras miskin (Raskin) ke Balai Desa setempat. Sebab, beras yang dibagikan setiap bulan ini dirasa tak layak konsumsi karena berwarna kekuning-kuningan dan berbau apek.

"Beras memang dalam kondisi buruk dan tidak layak dikonsumsi," kata Kepala Desa Kepek, Wonosari Gunungkidul, Bambang Setiawan Budi Santoso, Rabu (11/6).

Di Desa Kepek, Wonosari, Gunungkidul, warga yang menerima Raskin ada 289 KK. 31 keluarga telah mengembalikan beras yang diterima.

Total beras yang sudah dikembalikan ke Balai Desa Kepek mencapai 465 kilogram. Menurut dia, banyak warga di desanya yang mengantungkan hidup dari pembagian raskin.

Namun demikian, apa yang diterima tidak sesuai dengan yang diharapkan. "Kasihan masyarakat mendapat beras yang tidak layak. Padahal mereka membutuhkan," kata Bambang.

Terkait peristiwa ini, dia sudah melaporkannya ke Kecamatan dan bagian Kesra Pemkab Gunungkidul. Selain itu, dia juga berkoordinasi dengan seluruh kepala dukuh agar mengecek langsung ke warga melihat kualitas raskin yang diterima. "Kita cek, jika kualitasnya jelek harus dikembalikan," tandasnya. (Wijaya Kusuma)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Mitigasi, Tips, dan Kertas Kerja SPT Tahunan PPh Coretax Orang Pribadi dan Badan Supply Chain Management on Practical Inventory Management (SCMPIM)

[X]
×