kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.631.000   29.000   1,11%
  • USD/IDR 16.873   27,00   0,16%
  • IDX 8.958   21,17   0,24%
  • KOMPAS100 1.235   6,28   0,51%
  • LQ45 871   3,20   0,37%
  • ISSI 326   2,19   0,68%
  • IDX30 442   2,55   0,58%
  • IDXHIDIV20 520   3,15   0,61%
  • IDX80 138   0,81   0,59%
  • IDXV30 145   0,93   0,65%
  • IDXQ30 142   1,03   0,73%

Kreatif, tukang parkir beri garansi pentil ban!


Selasa, 24 September 2013 / 09:03 WIB
Kreatif, tukang parkir beri garansi pentil ban!
ILUSTRASI. Serbu Semua Promo OVO di Tiket.com Selama Bulan Mei Ini, Yuk!./pho KONTAN/Carolus Agus Waluyo/16/04/2020.


Reporter: Barratut Taqiyyah | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Tukang parkir yang menyediakan lahan parkir di bahu jalan tidak mau kalah dengan aksi cabut pentil ban kendaraan oleh petugas Dinas Perhubungan DKI Jakarta. Mereka memberi jaminan pentil dan dipompa.

Sebut saja Linda (25), pemilik motor Yamaha Mio, yang parkir di salah satu sudut di Jalan Hasyim Ashari. Dia tidak khawatir ban motornya akan dikempiskan. Sebab, dia sudah mendapat jaminan dari tukang parkir.

"Tukang parkirnya menjamin pentil dan akan memompa kembali ban yang kempis jika dicabut," kata Linda kepada warta kota, Senin (23/9/2013).

Hal ini menjadi salah satu sebab tidak jeranya pemilik kendaraan jika pentil ban kendaraannya dicabut. Selain itu, pemilik kendaraan menganggap parkir di bahu jalan atau trotoar lebih murah ketimbang parkir resmi. Parkir seharian, bayar hanya Rp 3.000.

Faktor malas mencari tempat parkir di dalam gedung karena hanya memiliki keperluan sebentar, juga menjadi salah satu faktor pemilik kendaraan memilih parkir di jalan. Seperti Andi (20), pemilik Scopy. Dia memarkir kendaraannya secara serampangan mengaku hanya sebentar menempatkan sepeda motornya. "Tukang parkirnya juga sudah kenal," kata dia singkat.

Menurut Robertus Robert, sosiolog dari Universitas Negeri Jakarta, sanksi mencabut pentil ban yang diterapkan pemerintah belum efektif. Jika fasilitas parkir tak memadai, percuma saja upaya yang dilakukan pemerintah. Pemilik kendaraan akan kembali lagi ke kebiasaan lamanya. (Kompas.com)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×