kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.773.000   -15.000   -0,54%
  • USD/IDR 17.739   71,00   0,40%
  • IDX 6.162   67,10   1,10%
  • KOMPAS100 813   8,13   1,01%
  • LQ45 620   4,04   0,66%
  • ISSI 218   3,97   1,85%
  • IDX30 355   2,58   0,73%
  • IDXHIDIV20 437   -1,89   -0,43%
  • IDX80 94   1,08   1,17%
  • IDXV30 121   0,41   0,34%
  • IDXQ30 115   -0,63   -0,54%

KPK Sita Uang Tunai Milyaran Rupiah dan 3 Kg Logam Mulia saat OTT di Banjarmasin


Rabu, 04 Februari 2026 / 19:48 WIB
KPK Sita Uang Tunai Milyaran Rupiah dan 3 Kg Logam Mulia saat OTT di Banjarmasin
ILUSTRASI. Juru Bicara KPK Budi Prasetyo (Kompas.com/HARYANTI PUSPA SARI) KPK menyita uang miliaran Rupiah dan logam mulia seberat 3 kg dalam OTT di Ditjen Bea dan Cukai Kementerian Keuangan.


Reporter: kompas.com | Editor: Tri Sulistiowati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita uang miliaran Rupiah dan logam mulia seberat 3 kg dalam rangkaian Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang menyasar Direktorat Jenderal (Ditjen) Bea dan Cukai Kementerian Keuangan. 

“Untuk barang bukti ada uang tunai, baik Rupiah maupun mata uang asing dan juga logam mulia. Untuk uang senilai miliaran Rupiah,” kata Juru Bicara KPK Budi Prasetyo di Gedung Merah Putih, Jakarta, Rabu (4/2/2026). 

Budi mengatakan, penyidik juga turut menangkap sejumlah pihak di Lampung dan Jakarta dalam operasi senyap tersebut. 

Dia mengatakan, beberapa pihak sudah tiba di Gedung Merah Putih untuk dilakukan pemeriksaan. 

Baca Juga: KPK Sita Uang Lebih Dari Rp 1 Miliar di KPP Madya Banjarmasin

“Beberapa pihak sudah tiba di K4 dan sudah dilakukan pemeriksaan secara intensif. Beberapa pihak lain masih dalam perjalanan untuk dibawa ke Gedung Merah Putih KPK,” ujarnya.

Budi mengatakan, salah satu pihak yang ditangkap adalah mantan Direktur Penyidikan dan Penindakan Ditjen Bea dan Cukai. 

“Yang bersangkutan pejabat eselon 2 di Bea Cukai sebenarnya sudah mantan ya, mantan direktur penyidikan dan penindakan. Itu yang kemudian diamankan di wilayah Lampung,” tuturnya. 

Budi mengatakan, operasi senyap ini berkaitan dengan perkara importasi yang dilakukan oknum Ditjen Bea Cukai bersama pihak swasta. 

“Kegiatan importasi yang dilakukan oleh pihak swasta. Yang kemudian KPK menduga adanya dugaan tindak bidang korupsi yang dilakukan oleh para pihak,” ucap dia. 

Sebelumnya, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengatakan, Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Jakarta menyasar Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, Kementerian Keuangan (Kemenkeu). 

“Ya benar,” kata Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto melalui pesan singkat, Rabu (4/2/2026). 

Fitroh awalnya membenarkan operasi senyap di Jakarta, pada hari ini, Rabu. “Benar,” ujarnya. Meski demikian, Fitroh belum mengungkapkan pejabat yang terjerat dalam operasi senyap tersebut.

Dia juga belum mengungkap jenis tindak pidana korupsi yang ditemukan penyidik dalam OTT ini. Fitroh juga belum mengungkap barang bukti yang disita dalam operasi senyap tersebut.

Baca Juga: Menkeu Purbaya Pastikan Insentif Pajak Tak Dipangkas pada 2026

Sumber: https://nasional.kompas.com/read/2026/02/04/19134321/kpk-sita-uang-miliaran-dan-logam-mulia-3-kg-saat-ott-pejabat-ditjen-bea.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×