CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.604.000   4.000   0,15%
  • USD/IDR 17.627   61,00   0,35%
  • IDX 6.541   -47,96   -0,73%
  • KOMPAS100 858   -8,05   -0,93%
  • LQ45 650   -6,26   -0,95%
  • ISSI 227   -3,10   -1,35%
  • IDX30 361   -3,60   -0,99%
  • IDXHIDIV20 450   -2,93   -0,65%
  • IDX80 98   -0,98   -0,99%
  • IDXV30 125   -0,95   -0,75%
  • IDXQ30 116   -1,19   -1,02%

KPK periksa Rully Chailrul jadi saksi Rusli Zainal


Jumat, 23 Agustus 2013 / 13:32 WIB
ILUSTRASI. Pisau Keramik (dok/Advanced Ceramic Materials)


Reporter: RR Putri Werdiningsih | Editor: Dikky Setiawan

JAKARTA. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami kasus dugaan suap penganggaran Pekan Olahraga Nasional (PON) Riau tahun 2012 lalu.

Setelah kemarin memeriksa mantan menpora Andi A. Mallarangeng, kini lembaga anti rasuah itu memeriksa mantan Wakil Ketua Komisi Olahraga Rully Chairul Azwar untuk diperiksa sebagai saksi.

"Yang bersangkutan diperiksa sebagai saksi RZ," kata Kepala Pemberitaan dan Informasi KPK Priharsa Nugraha saat ditemui di kantornya, Jakarta, Jumat (23/8).

Ternyata Rully sudah hadir sejak sekitar pukul 08.30 WIB. Ia terlihat datang mengenakan kemeja batik warna ungu. Hingga berita ini diturunkan, politikus Partai Golkar itu masih menjalani pemeriksaan penyidik.

Sebelumnya Selasa (20/8) kemarin, KPK juga telah memanggil bendahara umum Partai Golkar Setyo Novanto untuk dimintai keterangan dalam kasus yang sama. Sayangnya saat itu, ketua fraksi Partai Golkar di parlemen enggan untuk membeberkan substansi pemeriksaannya. Ia hanya mengaku diklarifikasi mengenai kesaksiannya dalam persidangan Kepala Dinas PU Pemprov Riau Lukman Abbas.

Seperti diketahui, KPK resmi menahan Rusli Zainal di Rutan Cipinang cabang KPK. Ia ditahan karena sudah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap perubahan Peraturan Daerah untuk PON tahun 2011 dan kasus dugaan korupsi penerbitan Izin Usaha Pemanfaatan Hasil Hutan Kayu Hutan Tanaman (IUPHHK-HT) di kabupaten Palelawan dan Siak. Orang nomor satu di Riau itu diduga melakukan penyalahgunaan wewenang dan menerima suap.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×