kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.500   -30,00   -0,17%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

KPK menduga ada aktor yang berperan dalam pelarian Eddy Sindoro


Jumat, 28 September 2018 / 21:37 WIB
ILUSTRASI. Eddy Sindoro


Reporter: Muhammad Afandi | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menduga ada pihak-pihak yang mengetahui keberadaan mantan petinggi Lippo Group Eddy Sindoro.

Kepala Biro Hubungan Masyarakat KPK Febri Diansyah mengatakan, KPK menduga ada pihak-pihak yang diduga mengetahui keberadaan Eddy Sindoro. "Dan juga jika memiliki peran membantu, maka orang tersebut dapat dijerat pidana obstruction of justice yang diatur di pasal 21," jelasnya Jumat (28/9).

Sejauh ini, KPK telah memanggil 16 saksi dalam kasus dugaan suap terhadap Edy Nasution, panitera sekretaris Pengadilan Negeri Jakarta Pusat oleh Doddy Aryanto Supeno, staf perusahaan Eddy Sindoro.

Sementara itu, pada Jumat hari ini salah satu saksi yang dipanggil KPK dalam kasus ini yakni Lucas berhalangan hadir. “Tadi ada pihak yang mengantar surat dan menyampaikan di dalam surat tersebut saksi tidak bisa hadir karena ada acara keluarga,” jelas Febri.

Lucas rencananya diperiksa untuk tersangka Eddy Sindoro dalam kasus dugaan suap terkait pengajuan peninjauan kembali (PK) di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat. 
Febri bilang akan dilakukan pemanggilan kedua yang akan dijadwalkan minggu depan.

Sementara KPK belum mau mengungkap siapa dan apa peran dari saksi Dina Soraya yang ikut dicekal keluar negeri oleh KPK Rabu (26/9) lalu.

“Untuk siapa itu Dina Soraya itu nanti saja jika sudah dilakukan proses pemeriksaan. Hal itu yang kita minta keterangannya dalam proses pemeriksaan nantinya,” jelas Febri

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×