kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.798.000   -5.000   -0,18%
  • USD/IDR 17.817   60,00   0,34%
  • IDX 6.150   -56,67   -0,91%
  • KOMPAS100 812   -8,43   -1,03%
  • LQ45 624   -7,43   -1,18%
  • ISSI 216   -1,55   -0,71%
  • IDX30 356   -4,52   -1,25%
  • IDXHIDIV20 440   -6,44   -1,44%
  • IDX80 94   -0,87   -0,92%
  • IDXV30 121   -2,06   -1,67%
  • IDXQ30 115   -1,70   -1,45%

KPK kumpulkan bahan keterangan proyek e-KTP


Senin, 12 Agustus 2013 / 17:12 WIB
ILUSTRASI. Seafood adalah salah satu makanan yang perlu dihindari bagi penderita asam urat tinggi.


Reporter: RR Putri Werdiningsih | Editor: Dikky Setiawan

JAKARTA. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan pengumpulan bahan keterangan (pulbaket) terkait proyek pengadaan e-KTP di Kementerian Dalam Negeri.

Hal tersebut diungkapkan Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto disela-sela silaturahmi dengan awak media pagi ini. "Memang ada pengaduan berkaitan dengan E KTP," kata Bambang saat ditemui di kantornya, Senin (12/8).

Bambang mengatakan, sejauh mana perkembangan pulbaket itu akan dikonfirmasi lebih dulu ke bagian pengaduan masyarakat KPK. Ia mengaku belum mengetahuinya.

Persoalan e-KTP pernah disinggung oleh mantan anggota DPR Muhammad Nazaruddin. Terpidana kasus wisma atlet itu menyebut proyek itu juga sempat menjadi permainan di Senayan.

Menurutnya proyek senilai Rp 5,8 triliun itu diprakarsai oleh Bendahara Umum Partai Golkar Setya Novanto. "Memang ada konsorsium dibentuk untuk dikumpulkan uangnya, dan memang ada bagi-bagi uang," beber Nazar kala itu.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×