kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.670.000   19.000   0,72%
  • USD/IDR 17.981   -32,00   -0,18%
  • IDX 5.876   131,22   2,28%
  • KOMPAS100 765   20,79   2,79%
  • LQ45 582   16,29   2,88%
  • ISSI 204   4,37   2,19%
  • IDX30 329   8,59   2,68%
  • IDXHIDIV20 406   11,61   2,94%
  • IDX80 87   2,30   2,72%
  • IDXV30 110   2,89   2,69%
  • IDXQ30 106   3,06   2,97%

KPK kembali periksa warga negara Malaysia


Selasa, 26 Juni 2012 / 11:12 WIB
ILUSTRASI. Apel bisa menjadi pilihan buah yang bisa menurunkan gula darah. KONTAN/Baihaki.


Reporter: Edy Can | Editor: Edy Can

JAKARTA. Mohammad Hasan Bin Kushi, warga Malaysia, kembali diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Selasa (26/6). Hasan diperiksa sebagai tersangka dalam kasus dugaan menghalangi penyidikan terkait pengadaan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi dengan tersangka Neneng Sri Wahyuni.

"MHK diperiksa untuk mendalami penyidikan yang berjalan," kata Kepala Bagian Pemberitaan dan Informasi KPK Priharsa Nugraha saat dikonfirmasi.

Hasan telah hadir di markas Abraham Samad sekitar pukul 10.00 WIB. Mengenakan kemeja putih garis-garis, ia menghindari awak media dengan berjalan cepat sambil menutupi mukanya.

Tak sepatah kata terucap dari mulutnya, saat para wartawan melontarkan sejumlah pertanyaan terkait kasus yang menderanya. Setelah melewati awak media dan berada di lobi Gedung KPK, Hasan baru memperlihatkan kembali wajahnya.

Sebelumnya, KPK telah menahan Mohammad Hasan Bin Khusi pada 14 Juni 2012. Ia ditahan di Mapolda Metro Jaya. Atas perbuatannya, Hasan dijerat pasal 21 UU 31/1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor).

Dalam pasal tersebut dijelaskan, setiap orang yang dengan sengaja mencegah, merintangi, atau menggagalkan langsung atau tidak langsung penyidikan terhadap tersangka, akan dikenakan sanksi pidana penjara atau denda. Hukuman maksimal pada pasal ini adalah 12 tahun penjara, atau denda maksimal Rp 600 juta. (Tribunnews.com)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Teori, Strategi & Taktik Penagihan Kredit/ Piutang Macet Secara Dini & Terintegrasi Serta Efisien & Efektif

[X]
×