kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.673.000   5.000   0,19%
  • USD/IDR 17.892   34,00   0,19%
  • IDX 6.101   -15,36   -0,25%
  • KOMPAS100 796   1,04   0,13%
  • LQ45 598   -0,77   -0,13%
  • ISSI 212   -1,29   -0,61%
  • IDX30 338   -0,72   -0,21%
  • IDXHIDIV20 413   -2,81   -0,68%
  • IDX80 90   0,11   0,12%
  • IDXV30 111   -0,72   -0,65%
  • IDXQ30 108   -0,25   -0,23%

KPK kembali menggeledah sebuah kantor di Cibinong


Rabu, 27 November 2013 / 08:09 WIB
ILUSTRASI. Parasomnia, Gangguan Perilaku Saat Tidur yang Tidak Boleh Disepelekan


Reporter: Adinda Ade Mustami | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan penggeledahan sebuah kantor di kawasan Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Selasa (26/11).

Penggeledahan tersebut dilakukan terkait dugaan suap penanganan perkara Pilkada di Mahkamah Konstitusi (MK). "Perlu diinformasikan bahwa malam ini (Selasa malam), penyidik KPK melakukan penggeledahan di kantor di kawasan perkantoran Cibinong, Kabupaten Bogor milik Mochtar Effendi," kata Juru Bicara KPK Johan Budi melalui pesan singkat kepada wartawan, Selasa (26/11) malam.

Menurut Johan, sampai pukul 23.50 WIB, KPK masih melakukan penggeladahan. Adapun Mochtar Effendi merupakan salah satu saksi dalam kasus suap tersebut dengan tersangka mantan Ketua MK Akil Mochtar.

Bahkan Mochtar Effendi disebut-sebut sebagai utusan Akil untuk melobi calon atau kepala daerah dari wilayah Sumatera yang berperkara di MK. Seperti diketahui, KPK menetapkan Akil sebagai tersangka atas dugaan menerima suap terkait penanganan perkara Pilkada Kabupaten Gunung Mas, Kalimantan Tengah dan Kabupaten Lebak, Banten pada 3 Oktober lalu.

Selanjutnya, KPK juga menetapkan Akil sebagai tersangka terkait dugaan penerimaan hadiah atau gratifikasi yang berkaitan dengan penanganan perkara di lingkungan kewenangan MK pada 16 Oktober lalu.

Gratifikasi diduga terkait dengan Pilkada Palembang dan Kabupaten Empat Lawang. Terakhir, pada 24 Oktober lalu, Akil juga telah ditetapkan sebagai tersangka Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Langganan Business Insight promo optimal
Kontan Academy
Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value How to Manage Your Gen Z Salespeople?

[X]
×