Reporter: Siti Masitoh | Editor: Handoyo
KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Kinerja ekspor nonminyak dan gas (nonmigas) masih menjadi penopang utama perdagangan luar negeri Indonesia sepanjang semester I-2026. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat nilai ekspor nonmigas secara kumulatif pada Januari–Juni 2026 mencapai US$ 134,58 miliar, meningkat 4,90% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Di tengah pertumbuhan tersebut, komoditas besi dan baja menjadi satu-satunya dari tiga komoditas ekspor unggulan nonmigas yang mencatatkan penurunan nilai ekspor. Sebaliknya, ekspor minyak kelapa sawit mentah atau crude palm oil (CPO) beserta turunannya serta batubara masih mampu mencatatkan pertumbuhan.
Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Ateng Hartono, mengungkapkan bahwa nilai ekspor besi dan baja secara kumulatif mengalami kontraksi tipis pada paruh pertama tahun ini.
“Nilai ekspor besi dan baja turun 0,16% secara kumulatif,” tutur Ateng dalam konferensi pers, Senin (3/8/2026).
BPS mencatat nilai ekspor besi dan baja mencapai US$ 13,77 miliar, atau turun 0,16% secara kumulatif. Dari sisi volume, ekspor komoditas ini juga melemah menjadi 10,46 juta ton, turun 7,22% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Baca Juga: Prabowo Terima Kunjungan PM Thailand Anutin, Bahas Penguatan Kemitraan Strategis
Sementara itu, kinerja ekspor CPO dan produk turunannya menunjukkan tren yang lebih positif. Nilai ekspornya mencapai US$ 12,27 miliar, meningkat 7,32% secara kumulatif.
Peningkatan juga terjadi dari sisi volume ekspor yang mencapai 11,28 juta ton, atau naik 2,50% dibandingkan semester I-2025.
Di sisi lain, ekspor batubara turut mencatatkan kenaikan nilai meski relatif terbatas. Nilai ekspor batubara mencapai US$ 12,04 miliar, atau meningkat 0,63% secara kumulatif.
Namun demikian, peningkatan nilai tersebut tidak diikuti oleh volume ekspor. BPS mencatat volume ekspor batubara turun 6,37% menjadi 172,45 juta ton sepanjang Januari hingga Juni 2026.
Secara keseluruhan, nilai ekspor Indonesia pada semester I-2026 mencapai US$ 140,81 miliar, naik 4,13% dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang tercatat sebesar US$ 135,23 miliar.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













![[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI](https://fs-media.kontan.co.id/kstore/upload/brand_images/brand_images_22072614202900.jpg)
