kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.740.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.708   -71,00   -0,40%
  • IDX 6.526   24,10   0,37%
  • KOMPAS100 849   6,96   0,83%
  • LQ45 645   5,86   0,92%
  • ISSI 228   -0,31   -0,14%
  • IDX30 360   3,72   1,04%
  • IDXHIDIV20 437   4,19   0,97%
  • IDX80 97   0,82   0,85%
  • IDXV30 121   0,51   0,43%
  • IDXQ30 114   1,21   1,07%

Kinerja ekspor RI terdongkrak pelemahan rupiah


Senin, 03 Februari 2014 / 18:26 WIB
ILUSTRASI. United Tractors (UNTR) targetkan produksi batubara


Reporter: Margareta Engge Kharismawati | Editor: Dikky Setiawan

JAKARTA. Nilai ekspor Indonesia di Desember 2013 mencapai US$ 16,98 miliar atau naik 6,59% dibanding bulan sebelumnya. Kenaikan ini didorong oleh pelemahan rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) yang sedang melanda Indonesia saat ini.

Pengamat Ekonomi Universitas Gajah Mada (UGM) Tony Prasetiantono mengatakan, kinerja ekspor yang meningkat ini sama dengan tahun 1998. Ketika perekonomian berantakan, rupiah melemah. Pelemahan ini memberikan keuntungan barang-barang Indonesia menjadi murah dan kinerja ekspor naik.

"Jadi bukan karena efek kebijakan pemerintah," ujar Tony, Senin (3/2).

Kebijakan pemerintah untuk meningkatkan ekspor seperti fasilitas kemudahan impor tujuan ekspor (KITE) dengan membebaskan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) belum secara efektif berdampak menaikkan kinerja ekspor Desember 2013.

Sebagai informasi, Badan Pusat Statistik merilis kenaikan ekspor Indonesia di Desember ditunjang oleh peningkatan ekspor untuk minyak dan gas bumi (migas) menjadi US$ 3,41 miliar.

Ekspor nonmigas Desember 2013 sendiri mencapai US$13,58 miliar, atau naik 3,09% jika dibandingkan dengan November 2013.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×