kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.500   -30,00   -0,17%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Kinerja ekspor RI terdongkrak pelemahan rupiah


Senin, 03 Februari 2014 / 18:26 WIB
ILUSTRASI. United Tractors (UNTR) targetkan produksi batubara


Reporter: Margareta Engge Kharismawati | Editor: Dikky Setiawan

JAKARTA. Nilai ekspor Indonesia di Desember 2013 mencapai US$ 16,98 miliar atau naik 6,59% dibanding bulan sebelumnya. Kenaikan ini didorong oleh pelemahan rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) yang sedang melanda Indonesia saat ini.

Pengamat Ekonomi Universitas Gajah Mada (UGM) Tony Prasetiantono mengatakan, kinerja ekspor yang meningkat ini sama dengan tahun 1998. Ketika perekonomian berantakan, rupiah melemah. Pelemahan ini memberikan keuntungan barang-barang Indonesia menjadi murah dan kinerja ekspor naik.

"Jadi bukan karena efek kebijakan pemerintah," ujar Tony, Senin (3/2).

Kebijakan pemerintah untuk meningkatkan ekspor seperti fasilitas kemudahan impor tujuan ekspor (KITE) dengan membebaskan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) belum secara efektif berdampak menaikkan kinerja ekspor Desember 2013.

Sebagai informasi, Badan Pusat Statistik merilis kenaikan ekspor Indonesia di Desember ditunjang oleh peningkatan ekspor untuk minyak dan gas bumi (migas) menjadi US$ 3,41 miliar.

Ekspor nonmigas Desember 2013 sendiri mencapai US$13,58 miliar, atau naik 3,09% jika dibandingkan dengan November 2013.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×