kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.565.000   8.000   0,31%
  • USD/IDR 18.109   16,00   0,09%
  • IDX 5.050   20,17   0,40%
  • KOMPAS100 649   1,43   0,22%
  • LQ45 518   4,63   0,90%
  • ISSI 164   -2,40   -1,44%
  • IDX30 292   2,74   0,95%
  • IDXHIDIV20 394   5,37   1,38%
  • IDX80 75   0,27   0,36%
  • IDXV30 108   0,37   0,34%
  • IDXQ30 99   1,18   1,21%

Ketua Komisi III DPR: UU Pajak harusnya direvisi


Selasa, 11 Januari 2011 / 16:16 WIB


Reporter: Dwi Nur Oktaviani | Editor: Edy Can

JAKARTA. Ketua Komisi III DPR Benny Kabur Harman mengatakan, undang-undang perpajakan harus direvisi untuk mengusut tuntas kasus pajak Gayus Tambunan. Dengan aturan yang ada, Benny mengatakan, sulit bagi polisi untuk melakukan pengusutan lebih dalam.

Benny menjelaskan, undang-undang perpajakan saat ini membatasi kepolisian mengusut kasus mafia pajak Gayus. "Kalau seandainya institusi kepolisian mengusut lebih jauh otomatis kepolisian akan menabrak undang-undang itu," katanya, Selasa (11/1).

Bagi Benny, bukan hanya kasus Gayus yang terlihat rumit tapi masalah perpajakan ini sulit dijamah. Menurutnya, mafia pajak itu masalah permainan dalam manajemen perpajakan.

Gayus adalah terdakwa dugaan mafia pajak. Dia mengaku telah menerima sejumlah uang dari perusahaan untuk memulusukan kasus pajak. Saat ini perkaranya tengah disidangkan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
11.11
Kontan Academy
[Executive Education Program] Sustainable Development and ESG Leadership Mitigasi Risiko SP2DK dan Pemeriksaan Pajak

[X]
×