kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.623.000   25.000   0,96%
  • USD/IDR 17.766   5,00   0,03%
  • IDX 6.441   -21,27   -0,33%
  • KOMPAS100 842   -10,21   -1,20%
  • LQ45 640   -8,13   -1,25%
  • ISSI 225   0,94   0,42%
  • IDX30 356   -4,01   -1,11%
  • IDXHIDIV20 444   -5,92   -1,32%
  • IDX80 96   -1,24   -1,27%
  • IDXV30 122   -2,51   -2,02%
  • IDXQ30 115   -1,38   -1,19%

Ketidakpastian ekonomi global akibat wabah corona pengaruhi cadangan devisa ke depan


Jumat, 06 Maret 2020 / 19:22 WIB
ILUSTRASI. Bongkar muat petikemas di pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Senin (8/4).


Reporter: Bidara Pink | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bank Indonesia (BI) mencatat cadangan devisa (cadev) pada bulan Februari 2020 sebesar US$ 130,4 miliar. Ini menurun US$ 1,3 miliar dari bulan sebelumnya yang mencapai US$ 131,7 miliar.

Menurut BI, penurunan cadev tersebut disebabkan oleh pembayaran utang luar negeri (ULN) pemerintah. Meskipun turun, BI juga mengklaim bahwa posisi tersebut masih tinggi.

Baca Juga: BI: Posisi cadev pada Februari 2020 menurun ke US$ 130,4 miliar

Sementara saat ini, dunia masih diguncang ketidakpastian yang salah satunya disebabkan oleh wabah virus corona. Sementara untuk ke depannya, Kepala ekonom Bank Mandiri Andry Asmoro melihat bahwa ini bisa menjadi salah satu risiko yang akan memengaruhi cadev Indonesia.

"Ketidakpastian akan wabah ini juga berpotensi mengganggu prospek ekspor Indonesia karena harga komoditas yang stagnan dan mengganggu sektor pariwisata," kata Andry dalam keterangan resminya, Jumat (6/3).

Baca Juga: Ini kisaran penurunan cadangan devisa di Februari 2020 versi IKS




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×