kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 18.015   52,00   0,29%
  • IDX 5.775   80,16   1,41%
  • KOMPAS100 750   14,33   1,95%
  • LQ45 569   12,01   2,16%
  • ISSI 200   1,56   0,79%
  • IDX30 322   6,81   2,16%
  • IDXHIDIV20 397   7,96   2,05%
  • IDX80 85   1,66   1,99%
  • IDXV30 108   1,49   1,41%
  • IDXQ30 104   1,87   1,84%

BI: Posisi cadev pada Februari 2020 menurun ke US$ 130,4 miliar


Jumat, 06 Maret 2020 / 10:34 WIB
ILUSTRASI. Cadev pada akhir bulan lalu sebesar US$ 130,4 miliar atau lebih rendah dari bulan Januari sebesar US$ 131,7 miliar.


Reporter: Bidara Pink | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Cadangan devisa (cadev) Indonesia pada Februari 2020 rupanya menurun. Bank Indonesia (BI) mencatat cadev pada akhir bulan lalu sebesar US$ 130,4 miliar atau lebih rendah dari bulan sebelumnya yang sebesar US$ 131,7 miliar.

Penurunan cadev pada bulan kedua tahun ini salah satunya disebabkan oleh adanya pembayaran utang luar negeri (ULN) oleh pemerintah.

“Posisi cadev tetap tinggi meskipun sedikit lebih rendah dibandingkan dengan posisi akhir Januari 2020,” jelas Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Onny Widjanarko dalam keterangan resmi, Jumat (6/3).

Baca Juga: Ekonom Bank Permata prediksi cadev Februari 2020 turun dikisaran US$ 2,5 miliar

Posisi cadev tersebut setara dengan pembiayaan 7,7 bulan impor atau 7,4 bulan impor dan pembayaran utang ULN pemerintah, serta berada di atas standard kecukupan internasional sekitar 3 bulan impor.

Dengan posisi cadev tersebut, BI tetap yakin ini mampu mendukung ketahanan sektor eksternal dan menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan. Ke depan, BI juga optimis cadev akan tetap memadai didukung oleh stabilitas dan prospek ekonomi yang tetap baik.

Baca Juga: Hari ini turun 2%, IHSG masih menguat 1,25% dalam sepekan

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×