kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.764.000   -5.000   -0,18%
  • USD/IDR 17.680   99,00   0,56%
  • IDX 6.599   -124,08   -1,85%
  • KOMPAS100 874   -18,96   -2,12%
  • LQ45 651   -6,79   -1,03%
  • ISSI 238   -4,84   -1,99%
  • IDX30 369   -2,15   -0,58%
  • IDXHIDIV20 456   0,25   0,05%
  • IDX80 100   -1,80   -1,77%
  • IDXV30 128   -1,20   -0,93%
  • IDXQ30 119   -0,20   -0,17%

Ketidakpastian ekonomi global akibat wabah corona pengaruhi cadangan devisa ke depan


Jumat, 06 Maret 2020 / 19:22 WIB
ILUSTRASI. Bongkar muat petikemas di pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Senin (8/4).


Reporter: Bidara Pink | Editor: Noverius Laoli

Tak hanya itu, Andry juga melihat risiko lain seperti potensi perlambatan pertumbuhan global, harga komoditas yang stagnan, serta ketidakpastian dan volatilitas di pasar keuangan.

Kabar baiknya, masih ada potensi angin segar bagi keuangan Indonesia yang datang dari sikap dovish bank sentral Amerika Serikat The Fed yang didukung juga oleh pengelolaan tingkat inflasi Indonesia yang stabil. Ini tetap mampu membuat returns atas aset keuangan Indonesia tetap relatif menarik.

Baca Juga: Terjangkit Sentimen Korona, IHSG Selasa (3/3) Belum Juga Pulih

Lebih lanjut, Andry memperkirakan current account deficit (CAD) pada tahun 2020 bisa melebar ke 2,88% dari PDB. Sementara CAD pada tahun lalu tercatat sebesar 2,72% dari PDB. Sementara nilai tukar rupiah terhadap dollar AS diprediksi akan mengalami depresiasi menjadi Rp 14.296.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×