kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.500   -30,00   -0,17%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Kendati ditahan, Hartati Murdaya tetap nyoblos


Kamis, 20 September 2012 / 12:41 WIB
ILUSTRASI. Sejumlah pelajar melakukan kegiatan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) di Balai Warga RT 05/RW 02 Kelurahan Galur, Johar Baru, Jakarta Pusat,


Reporter: Yudho Winarto | Editor: Edy Can


JAKARTA. Meski kini berada dalam tahanan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Hartati Murdaya Poo tetap menggunakan hak pilihnya dalam pilkada DKI Jakarta putara Kedua. "Ibu tetap menyoblos. Di sana menggunakan hak pilih," kata suaminya Murdaya Poo, Kamis (20/9).

Hartati dan keluarganya tercantum di TPS 01 Gondangdia, Menteng. Hartati berada di nomor urut 312, sedangkan Murdaya Poo berada di nomor urut 315. Murdaya mengaku kesehatan istrinya mulai membaik. "Habis menyoblos ini saya akan menjenguk dirinya," katanya.

Hartati kini berstatus tersangka kasus suap penerbitan hak guna usaha (HGU). Dia diduga memberikan suap sebesar Rp 3 miliar kepada Bupati Buol Amran Batalipu untuk memuluskan pemberian HGU perkebunan perusahaan miliknya. Selain nama Hartati bersama keluarga, di TPS 01 Gondangdia Menteng juga tercantum nama pemilih Fauzi Bowo, Chairul Tanjung dan Sys MS.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×