kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.610.000   7.000   0,27%
  • USD/IDR 18.008   -24,00   -0,13%
  • IDX 6.234   -1,63   -0,03%
  • KOMPAS100 818   1,65   0,20%
  • LQ45 624   2,69   0,43%
  • ISSI 216   0,62   0,29%
  • IDX30 350   0,23   0,07%
  • IDXHIDIV20 430   0,32   0,08%
  • IDX80 94   0,31   0,33%
  • IDXV30 119   1,05   0,89%
  • IDXQ30 112   0,22   0,20%

Kendati ditahan, Hartati Murdaya tetap nyoblos


Kamis, 20 September 2012 / 12:41 WIB
ILUSTRASI. Sejumlah pelajar melakukan kegiatan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) di Balai Warga RT 05/RW 02 Kelurahan Galur, Johar Baru, Jakarta Pusat,


Reporter: Yudho Winarto | Editor: Edy Can


JAKARTA. Meski kini berada dalam tahanan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Hartati Murdaya Poo tetap menggunakan hak pilihnya dalam pilkada DKI Jakarta putara Kedua. "Ibu tetap menyoblos. Di sana menggunakan hak pilih," kata suaminya Murdaya Poo, Kamis (20/9).

Hartati dan keluarganya tercantum di TPS 01 Gondangdia, Menteng. Hartati berada di nomor urut 312, sedangkan Murdaya Poo berada di nomor urut 315. Murdaya mengaku kesehatan istrinya mulai membaik. "Habis menyoblos ini saya akan menjenguk dirinya," katanya.

Hartati kini berstatus tersangka kasus suap penerbitan hak guna usaha (HGU). Dia diduga memberikan suap sebesar Rp 3 miliar kepada Bupati Buol Amran Batalipu untuk memuluskan pemberian HGU perkebunan perusahaan miliknya. Selain nama Hartati bersama keluarga, di TPS 01 Gondangdia Menteng juga tercantum nama pemilih Fauzi Bowo, Chairul Tanjung dan Sys MS.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×