CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ451.020,08   11,88   1.18%
  • EMAS985.000 1,23%
  • RD.SAHAM -1.86%
  • RD.CAMPURAN -0.70%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Kementerian PUPR kebut pembangunan Trans Papua


Jumat, 15 Oktober 2021 / 14:01 WIB
Kementerian PUPR kebut pembangunan Trans Papua
ILUSTRASI. Dari total panjang 3.462 kilometer (km) Trans Papua, telah tembus sepanjang 3.446 km.


Reporter: Vendy Yhulia Susanto | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus melanjutkan pembangunan infrastruktur di Papua dan Papua Barat. Saat ini salah satu yang menjadi fokus adalah Trans Papua ruas Jayapura-Wamena.

Dirjen Bina Marga Kementerian PUPR Hedy Rahadian mengatakan, perkembangan terkini Trans Papua. Dia bilang, sebagian sudah teraspal dan ada juga yang belum teraspal. Namun, dari segi akses jalan, hanya tinggal sedikit lagi yang belum tembus hingga mencapai target Trans Papua.

"Kalau dalam keadaan tembus, tinggal sedikit yang belum tembus. Kita fokus ke Jayapura-Wamena dulu," kata Hedy, Jumat (15/10). Dia menambahkan, Wamena menjadi salah satu kawasan strategis untuk memperlancar arus logistik. Sebab itu, jalan di kawasan ini akan mampu menekan biaya logistik.

Baca Juga: Kalimantan Utara terus bersolek demi menarik investor

"Daerah-daerah yang kita anggap strategis seperti Wamena, kita ingin tembus dari salah satu koridor logistik dulu, sehingga nanti bisa menekan biaya logistik," terang Hedy.

Sebelumnya, Staf Khusus Presiden, Billy Mambrasar menyampaikan, dari total panjang 3.462 kilometer (km) Trans Papua, telah tembus sepanjang 3.446 km. Dari 3.446 km, status belum teraspal sepanjang 1.712 km dan telah teraspal sepanjang 1.733 km.

Seperti diketahui, Trans Papua merupakan proyek strategis nasional dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024.

Proyek Trans Papua bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Papua dengan meningkatkan akses serta konektivitas antar wilayah sehingga dapat membuka daerah yang terisolasi. Pembangunan Trans Papua juga diharapkan dapat mengurangi indeks kemahalan, mengurangi angka kemiskinan dan pemerataan pembangunan infrastruktur di seluruh wilayah Indonesia.

Baca Juga: Seluruh pihak yang terlibat dalam PON XX wajib karantina saat kembali ke daerah

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

DONASI, Dapat Voucer Gratis!
Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.



TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Planner Development Program Supply Chain Management on Distribution Planning (SCMDP)

[X]
×