kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.549.000   34.000   1,35%
  • USD/IDR 16.781   21,00   0,13%
  • IDX 8.934   74,42   0,84%
  • KOMPAS100 1.226   8,17   0,67%
  • LQ45 865   5,28   0,61%
  • ISSI 322   1,78   0,55%
  • IDX30 443   0,30   0,07%
  • IDXHIDIV20 516   -0,09   -0,02%
  • IDX80 136   0,92   0,68%
  • IDXV30 143   1,50   1,06%
  • IDXQ30 142   -0,22   -0,16%

Kementerian Pendidikan Nasional Minta Tambahan Anggaran Rp 6,28 triliun


Senin, 29 Maret 2010 / 13:18 WIB


Reporter: Lamgiat Siringoringo | Editor: Tri Adi

JAKARTA. Kementerian Pendidikan Nasional meminta anggaran tambahan. Kementerian meminta tambahan anggaran dalam APBN Perubahan 2010 sebanyak Rp 6,28 triliun.

Wakil Menteri Pendidikan Fasli Jalal menyatakan bahwa anggaran itu sudah dimasukkan dan tinggal disetujui DPR. "Anggaran awalnya Rp 55 triliun," ujarnya di Kantor BPK, Senin (29/3). Tambahan anggaran itu akan digunakan untuk menambah jumlah penerima beasiswa mulai dari SD sampai dengan perguruan tinggi.

Fasli mengatakan bahwa untuk SD akan diberikan bea siswa kepada sebanyak 2,8 juta pelajar. Lalu untuk tingkat SMP, akan diberikan beasiswa kepada 1 juta siswa dan SMA/SMK sebanyak 600.000 pelajar. Lalu untuk tingkat universitas akan diberikan kepada 211.000 mahasiswa. Jumlah beasiswa untuk mahasiswa ini juga akan ditingkatkan jumlahnya dari 200.000 per orang tiap bulan akan naik menjadi Rp 400.000 per orang tiap bulannya.

Selain itu, tambahan anggaran ini juga akan dipakai untuk memperkuat program wajib belajar sembilan tahun. Termasuk juga untuk memberikan insentif kepada tenaga pengajar yang berada di daerah perbatasan dan terpencil.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Mitigasi, Tips, dan Kertas Kerja SPT Tahunan PPh Coretax Orang Pribadi dan Badan Supply Chain Management on Practical Inventory Management (SCMPIM)

[X]
×