kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   -15.000   -0,57%
  • USD/IDR 17.913   43,00   0,24%
  • IDX 5.643   -177,60   -3,05%
  • KOMPAS100 728   -24,24   -3,22%
  • LQ45 553   -19,90   -3,47%
  • ISSI 197   -4,65   -2,31%
  • IDX30 314   -10,96   -3,37%
  • IDXHIDIV20 389   -11,74   -2,93%
  • IDX80 83   -2,75   -3,22%
  • IDXV30 107   -1,77   -1,63%
  • IDXQ30 102   -3,08   -2,93%

Kemkeu akan lakukan revaluasi aset BMN


Selasa, 29 Agustus 2017 / 11:08 WIB


Reporter: Ghina Ghaliya Quddus | Editor: Rizki Caturini

KONTAN.CO.ID - Kementerian Keuangan (Kemkeu) akan melakukan penilaian kembali (revaluasi) seluruh aset yang dimiliki negara. Hal ini agar nilai aset kekayaan Pemerintah Indonesia mencerminkan nilai terkininya.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan, Barang Milik Negara (BMN) dan aset negara sangat penting. Menurut dia, neraca keuangan negara harus menggambarkan dua sisi yang kredibel, yaitu aset dan utang.

“Masyarakat hanya lihat satu bagian saja dari neraca keuangan negara. Padahal neraca isinya banyak sekali, ada aset juga,” kata Sri Mulyani di Gedung Dhanapala Kementerian Keuangan, Selasa (29/8).

Menurut Sri Muyani, banyak aset yang belum teridentifikasi, belum teregister, dan belum tertib dari sisi valuasi, “Maka dari itu kami melakukan inventarisasi. jalan raya irigasi, pelabuhan, airport, rumah sakit daerah, puskesmas, semuanya wujud aset yang dibiayai penerimaan negara,” ucapnya.

Sesuai Laporan BMN 2016, nilai BMN tercatat sebesar Rp 2.188 triliun. BMN tersebut tersebar di 87 Kementerian/Lembaga (K/L) selaku pengguna BMN dengan sekitar 26.000 satuan kerja (satker) di bawahnya. Namun, menurut Sri Mulyani seiring perkembangan ekonomi, nilai BMN telah berubah sehingga perlu dilakukan penilaian kembali.

"Penilaian BMN terakhir dilakukan 10 tahun yang lalu, yaitu pada 2007 aset kita Rp 229 triliun. Setelah melakukan revaluasi, tertib administrasi dan penggunaan, maka 2010 setelah revaluasi jadi Rp 1.224 triliun. Posisi aset neraca kita yang terakhir sebesar Rp 4.779 triliun,” jelasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×