kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.808   -72,00   -0,43%
  • IDX 8.032   96,61   1,22%
  • KOMPAS100 1.132   15,02   1,34%
  • LQ45 821   5,36   0,66%
  • ISSI 284   5,77   2,08%
  • IDX30 427   0,41   0,10%
  • IDXHIDIV20 513   -1,95   -0,38%
  • IDX80 127   1,53   1,22%
  • IDXV30 139   0,46   0,33%
  • IDXQ30 139   -0,29   -0,21%

Kemenhaj: Biaya Makan Jamaah Haji 36 Riyal Per Hari


Senin, 19 Januari 2026 / 17:23 WIB
Diperbarui Selasa, 20 Januari 2026 / 20:46 WIB
Kemenhaj: Biaya Makan Jamaah Haji 36 Riyal Per Hari
ILUSTRASI. Kemenhaj beberkan rincian biaya makan jemaah haji 2026 sebesar 36 riyal per hari. Ternyata ada penurunan yang perlu diketahui calon jemaah


Reporter: Siti Masitoh | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Kementerian Haji dan Umroh (Kemenhaj) mengungkapkan, harga makanan untuk jamaah haji Indonesia pada musim haji 1447 H atau 2026 M mencapai 36 riyal per hari, atau sekitar Rp 126.00 per hari.

Wakil Menteri Haji dan Umroh Dahnil Anzar Simanjuntak memerinci, dari harga 36 real tersebut terdiri dari, harga makan pagi 10 riyal atau Rp 31.600, makan siang dan malam sekitar 15 riyal atau Rp 47.341.

“Katering itu kita satu hari sekitar 40 riyal. Paginya itu harganya 10 riyal, siang dan malam itu 15 riyal,” tutur Dahnil kepada awak media, Senin (19/1/2026).

Baca Juga: Haji 2026: Kemenhaj RI Perbanyak Petugas Perempuan dan Linjam TNI/Polri

Ia menjelaskan, anggaran untuk katering ini tercatat turun bila dibandingkan tahun sebelumnya, dari yang anggaran makan siang dan malam sebesar 17 riyal.

Meski harga per makanan turun, ia menyebut kualitas makanan yang diberikan kepada jamaah tetap terjamin dan tanpa ada pengurangan. Mulai dari sesuai dengan gramasinya, serta sesuai dengan spesifikasi makanan yang sudah ditentukan.

Sejalan dengan itu, anggaran akomodasi, seperti hotel juga tercatat turun. Danhil pun memastikan, jamaah bisa mengakses besaran biaya dan keperluan pengeluaran yang dikeluarkan untuk biaya akomodasi tersebut.  

“Kemudian akomodasi terkait dengan hotel dan sebagainya, dan yang paling krusial itu nanti di Armuzna (Arafah Muzdalifah, Mina), nah, harus dipastikan semuanya bekerja di bawah satu komando,” ungkapnya.

Baca Juga: Kemenhaj Tekankan Penggunaan Anggaran Operasional Haji Rp18,2 Triliun Tepat&Akuntabel

Sebagaimana diketahui, Pemerintah dan Komisi VIII DPR RI telah menetapkan biaya penyelenggaraan ibadah haji (BPIH) tahun 2026 sebesar Rp 87,4 juta. Dari total tersebut, jemaah hanya membayar Rp 54,1 juta, sedangkan sisanya ditutup dari nilai manfaat tabungan jemaah haji.

Biaya haji tahun ini tercatat turun dari 2025 yang ditetapkan sebesar Rp 89,4 juta, dengan porsi pembayaran jemaah Rp 55,4 juta (62% dari total BPIH).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Video Terkait



TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×