kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.774.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.000   153,00   0,86%
  • IDX 5.941   -254,36   -4,11%
  • KOMPAS100 785   -38,94   -4,72%
  • LQ45 589   -30,28   -4,89%
  • ISSI 206   -8,52   -3,97%
  • IDX30 334   -15,73   -4,50%
  • IDXHIDIV20 412   -15,89   -3,71%
  • IDX80 89   -4,83   -5,16%
  • IDXV30 113   -4,09   -3,48%
  • IDXQ30 108   -4,46   -3,97%

Kemendag terbitkan izin impor 62.000 ton bawang putih dari China dan India


Kamis, 13 Februari 2020 / 18:40 WIB
ILUSTRASI. Pedagang menumpukan bawang putih impor dari Cina di Pasar Induk Lambaro, Kabupaten Aceh Besar, Aceh, Selasa (11/2/2020).


Reporter: Grace Olivia | Editor: Noverius Laoli

“Kami melihat berdasarkan scientific evidence dan bawang putih tidak ada hubungannya dengan carrier virus Corona,” lanjut Oke. Selain China, sebagian bawang putih juga diimpor dari India, katanya.

Oke menuturkan, impor bawang putih diperlukan untuk mengamankan kebutuhan pasokan jelang bulan puasa dan Hari Raya Idul Fitri pada Mei mendatang. 

Baca Juga: Kementan targetkan produksi cabai meningkat 7% tahun ini

Selain itu, Ia juga meminta agar para importir yang masih menyimpan stok bawang putih agar segera mendistribusikannya saat ini sehingga tidak terjadi kenaikan harga. Pasalnya, harga bawang putih sempat menjulang hingga ke atas Rp 60.000 per kilogram. 

Adapun, data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) hari ini menunjukkan harga bawang putih ukuran sedang berada pada posisi Rp 55.100 per kilogram.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×