kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.947.000   -7.000   -0,24%
  • USD/IDR 16.802   -28,00   -0,17%
  • IDX 8.291   159,23   1,96%
  • KOMPAS100 1.172   25,90   2,26%
  • LQ45 842   12,51   1,51%
  • ISSI 296   7,86   2,73%
  • IDX30 436   5,12   1,19%
  • IDXHIDIV20 520   1,62   0,31%
  • IDX80 131   2,69   2,10%
  • IDXV30 143   1,37   0,97%
  • IDXQ30 141   0,56   0,40%

Kemendag sebut tingkat kedalaman komitmen RCEP dan IK-CEPA berbeda


Jumat, 18 Desember 2020 / 19:23 WIB
Kemendag sebut tingkat kedalaman komitmen RCEP dan IK-CEPA berbeda
ILUSTRASI. Menteri Perdagangan Agus Suparmanto menandatangai Indonesia–Korea Comprehensive Economic Partnership Agreement (IK-CEPA) di Seoul, Korea Selatan, Jumat (18/12).


Reporter: Lidya Yuniartha | Editor: Noverius Laoli

Hal senada pun disampaikan oleh Wakil Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Bidang Hubungan Internasional Shinta Widjaja Kamdani.

Menurutnya, IK-CEPA akan menjadi komplementer bagi perjanjian RCEP, khususnya untuk menjamin pembentukan supply chain dan value chain yang semakin kuat dan resilient antara Indonesia dan Korea Selatan.

Menurutnya, hal ini diakibatkan cakupan kerjasama IK-CEPA lebih tinggi dibandingkan RCEP dan ASEAN-Korean FTA, khususnya dalam tingkat keterbukaan akses pasar perdagangan, investasi dan kerjasama ekonomi.

"Berbeda dengan RCEP yang memposisikan Indonesia sama-sama favorable dengan negara-negara ASEAN lain, IK-CEPA yang memberikan akses yang lebih luas daripada RCEP akan membuat Indonesia menjadi lebih favorable di mata pelaku usaha Korea dibanding negara ASEAN lain yang belum atau tidak memiliki perjanjian bilateral dengan Korea," ujar Shinta.

Selanjutnya: Kemenperin dorong percepatan pembangunan kawasan industri

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

[X]
×