kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.603.000   -20.000   -0,76%
  • USD/IDR 18.032   -79,00   -0,44%
  • IDX 6.236   49,76   0,80%
  • KOMPAS100 817   5,56   0,69%
  • LQ45 621   2,39   0,39%
  • ISSI 215   1,38   0,65%
  • IDX30 350   1,18   0,34%
  • IDXHIDIV20 430   0,35   0,08%
  • IDX80 93   0,50   0,54%
  • IDXV30 118   0,33   0,28%
  • IDXQ30 112   0,18   0,16%

Kemendag sebut tingkat kedalaman komitmen RCEP dan IK-CEPA berbeda


Jumat, 18 Desember 2020 / 19:23 WIB
ILUSTRASI. Menteri Perdagangan Agus Suparmanto menandatangai Indonesia–Korea Comprehensive Economic Partnership Agreement (IK-CEPA) di Seoul, Korea Selatan, Jumat (18/12).


Reporter: Lidya Yuniartha | Editor: Noverius Laoli

Hal senada pun disampaikan oleh Wakil Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Bidang Hubungan Internasional Shinta Widjaja Kamdani.

Menurutnya, IK-CEPA akan menjadi komplementer bagi perjanjian RCEP, khususnya untuk menjamin pembentukan supply chain dan value chain yang semakin kuat dan resilient antara Indonesia dan Korea Selatan.

Menurutnya, hal ini diakibatkan cakupan kerjasama IK-CEPA lebih tinggi dibandingkan RCEP dan ASEAN-Korean FTA, khususnya dalam tingkat keterbukaan akses pasar perdagangan, investasi dan kerjasama ekonomi.

"Berbeda dengan RCEP yang memposisikan Indonesia sama-sama favorable dengan negara-negara ASEAN lain, IK-CEPA yang memberikan akses yang lebih luas daripada RCEP akan membuat Indonesia menjadi lebih favorable di mata pelaku usaha Korea dibanding negara ASEAN lain yang belum atau tidak memiliki perjanjian bilateral dengan Korea," ujar Shinta.

Selanjutnya: Kemenperin dorong percepatan pembangunan kawasan industri

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×