kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.629.000   26.000   1,00%
  • USD/IDR 17.947   -95,00   -0,53%
  • IDX 6.351   31,53   0,50%
  • KOMPAS100 835   3,22   0,39%
  • LQ45 634   -1,22   -0,19%
  • ISSI 220   1,96   0,90%
  • IDX30 356   -1,18   -0,33%
  • IDXHIDIV20 435   -3,83   -0,87%
  • IDX80 95   0,21   0,22%
  • IDXV30 120   -0,51   -0,42%
  • IDXQ30 113   -0,52   -0,45%

Keluarga bertemu Freeport dicurigai, ini kata JK


Rabu, 23 Desember 2015 / 07:28 WIB


Sumber: Kompas.com | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Wakil Presiden Jusuf Kalla mengatakan bahwa pertemuan Aksa Mahmud Jusuf Erwin Aksa dengan bos Freeport, James Moffet, sebatas pertemuan pengusaha dengan pengusaha.

Kalau pertemuan semacam itu terus dicurigai, Kalla mengatakan, Indonesia nanti seperti negara komunis.

"Seperti saya katakan, kita ini nanti seperti negara komunis, bertemu orang Barat, 'Ada apa bertemu?' Marah-marah," ujar Kalla di Kantor Wakil Presiden, Jakarta, Selasa (22/12).

Selain itu, Wapres yakin nantinya para pengusaha asing dan pengusaha lokal akan merasa takut melakukan pertemuan bisnis bila terus dicurigai seperti yang terjadi pada keluarganya.

"Nanti orang asing, pengusaha takut ke sini. Nanti ditanya sama polisi, yang benar saja," kata Kalla.

Dia memberikan contoh kasus Setya Novanto. Menurut Kalla, persoalan Novanto bukan pada pertemuannya dengan Direktur Utama Freeport Indonesia Maroef Sjamsoeddin, melainkan karena kasus pencatutan nama Presiden dan Wakil Presiden.

"Kan salahnya (Novanto) begitu kan, bukan bertemu dengan Maroef. Loh kenapa ini (keluarga saya) bertemu (James Moffet) dipersoalkan," ujar Kalla.

"Padahal, bukan itu yang dipersoalkan, minta saham mengatasnamakan Presiden dan Wapres. Kau pasti lupa itu persoalan tiba-tiba ketemu dengan... Ini apa ini?" ucap Wapres.

Sebelumnya, anggota Fraksi PDI-P, Masinton Pasaribu, mempersoalkan pertemuan salah satu anggota keluarga Jusuf Kalla dengan petinggi Freeport.

Pertemuan itu dianggap sebagai indikasi adanya peran Kalla untuk mencari keuntungan dalam proses renegosiasi kontrak. (Yoga Sukmana)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×