kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.673.000   5.000   0,19%
  • USD/IDR 17.892   34,00   0,19%
  • IDX 6.101   -15,36   -0,25%
  • KOMPAS100 796   1,04   0,13%
  • LQ45 598   -0,77   -0,13%
  • ISSI 212   -1,29   -0,61%
  • IDX30 338   -0,72   -0,21%
  • IDXHIDIV20 413   -2,81   -0,68%
  • IDX80 90   0,11   0,12%
  • IDXV30 111   -0,72   -0,65%
  • IDXQ30 108   -0,25   -0,23%

Kasus korupsi militer, Panglima TNI akan ke KPK


Jumat, 26 Mei 2017 / 14:16 WIB


Reporter: Teodosius Domina | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo rencananya hari ini Jumat (26/5) akan datang ke kantor KPK. Kabarnya, panglima akan membahas kasus dugaan korupsi yang juga melibatkan pihak militer.

"Siang ini akan dilakukan rapat koordinasi KPK dengan Panglima TNI, KSAU dan jajaran untuk membahas penanganan bersama kasus indikasi korupsi yang diduga melibatkan pihak militer dan sipil," kata Febri Diansyah, juru bicara KPK ketika dikonfirmasi, Jumat (26/5).

Pasca pertemuan internal antara kedua pihak ini, rencananya akan digelar pula konferensi pers.

Belum diketahui pasti kasus apa yang akan dibahas. Namun dalam Februari lalu sempat mencuat polemik soal datangnya helikopter AugustaWestland (AW)-101 ke Lanud Halim Perdana Kusuma. Padahal, sebelumnya Presiden Joko Widodo menolak penganggaran ini lantaran dinilai terlalu mahal.

Kala itu, menteri pertahanan Ryamirzad Ryacudu dan Panglima TNI sendiri mengaku tidak tahu soal pengadaan pesawat tersebut.

Sementara itu, sebelumnya pada 9 Februari 2017 pihal KPK telah menyatakan kesediaannya jika pihak POM TNI melakukan penyidikan indikasi korupsi jika memang diminta oleh POM TNI.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×