kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.597.000   -16.000   -0,61%
  • USD/IDR 17.998   74,00   0,41%
  • IDX 6.148   -94,03   -1,51%
  • KOMPAS100 799   -14,31   -1,76%
  • LQ45 612   -9,30   -1,50%
  • ISSI 212   -3,34   -1,55%
  • IDX30 339   -4,87   -1,42%
  • IDXHIDIV20 427   -2,25   -0,52%
  • IDX80 91   -1,67   -1,79%
  • IDXV30 116   -0,86   -0,73%
  • IDXQ30 110   -0,92   -0,84%

Kapolri bakal copot kapolda dan kapolres yang minta jatah proyek ke pemda


Rabu, 20 November 2019 / 22:05 WIB
ILUSTRASI. Kapolri Jenderal Pol Idham Azis mengikuti rapat kerja dengan Komisi III DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (20/11/2019).


Reporter: kompas.com | Editor: S.S. Kurniawan

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kapolril Jenderal Pol Idham Azis mengaku tak main-main bila menemukan kapolda atau kapolres yang meminta jatah proyek kepada pemerintah daerah (pemda) setempat.

Idham menegaskan, ia bakal menindak kapolda atau kapolres yang meminta jatah proyek ke pemda dengan mencopot jabatannya.

"Ini memang bukan rahasia umum, saya pernah dinas di luar wilayah, ya, harus kita tindak. Obatnya cuma satu, kami tindak. Saya kira, kami mencopot 10 atau 15 kapolres itu tidak goyang organisasi," kata Idham di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (20/11).

Baca Juga: Jokowi perintahkan copot oknum Polisi dan Jaksa yang memeras pengusaha

Oleh karenanya, Idham mengatakan, dalam rapat koordinasi nasional (rakornas) bersama kepala satuan wilayah (kasatwil), ia mengingatkan agar mereka tak meminta jatah proyek.

"Makanya, saya tidak ragu mengatakan waktu di depan rakornas kepada para kasatwil," ujar Idham.




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×