kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.902.000   75.000   2,65%
  • USD/IDR 16.967   -33,00   -0,19%
  • IDX 7.184   136,22   1,93%
  • KOMPAS100 993   21,00   2,16%
  • LQ45 727   10,98   1,53%
  • ISSI 257   5,98   2,38%
  • IDX30 393   4,71   1,21%
  • IDXHIDIV20 487   -0,17   -0,03%
  • IDX80 112   2,02   1,84%
  • IDXV30 135   -0,77   -0,57%
  • IDXQ30 128   1,38   1,08%

Kapolri bakal copot kapolda dan kapolres yang minta jatah proyek ke pemda


Rabu, 20 November 2019 / 22:05 WIB
Kapolri bakal copot kapolda dan kapolres yang minta jatah proyek ke pemda
ILUSTRASI. Kapolri Jenderal Pol Idham Azis mengikuti rapat kerja dengan Komisi III DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (20/11/2019).


Reporter: kompas.com | Editor: S.S. Kurniawan

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kapolril Jenderal Pol Idham Azis mengaku tak main-main bila menemukan kapolda atau kapolres yang meminta jatah proyek kepada pemerintah daerah (pemda) setempat.

Idham menegaskan, ia bakal menindak kapolda atau kapolres yang meminta jatah proyek ke pemda dengan mencopot jabatannya.

"Ini memang bukan rahasia umum, saya pernah dinas di luar wilayah, ya, harus kita tindak. Obatnya cuma satu, kami tindak. Saya kira, kami mencopot 10 atau 15 kapolres itu tidak goyang organisasi," kata Idham di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (20/11).

Baca Juga: Jokowi perintahkan copot oknum Polisi dan Jaksa yang memeras pengusaha

Oleh karenanya, Idham mengatakan, dalam rapat koordinasi nasional (rakornas) bersama kepala satuan wilayah (kasatwil), ia mengingatkan agar mereka tak meminta jatah proyek.

"Makanya, saya tidak ragu mengatakan waktu di depan rakornas kepada para kasatwil," ujar Idham.




TERBARU

[X]
×