kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.819.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Kapolri bakal copot kapolda dan kapolres yang minta jatah proyek ke pemda


Rabu, 20 November 2019 / 22:05 WIB
ILUSTRASI. Kapolri Jenderal Pol Idham Azis mengikuti rapat kerja dengan Komisi III DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (20/11/2019).


Reporter: kompas.com | Editor: S.S. Kurniawan

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kapolril Jenderal Pol Idham Azis mengaku tak main-main bila menemukan kapolda atau kapolres yang meminta jatah proyek kepada pemerintah daerah (pemda) setempat.

Idham menegaskan, ia bakal menindak kapolda atau kapolres yang meminta jatah proyek ke pemda dengan mencopot jabatannya.

"Ini memang bukan rahasia umum, saya pernah dinas di luar wilayah, ya, harus kita tindak. Obatnya cuma satu, kami tindak. Saya kira, kami mencopot 10 atau 15 kapolres itu tidak goyang organisasi," kata Idham di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (20/11).

Baca Juga: Jokowi perintahkan copot oknum Polisi dan Jaksa yang memeras pengusaha

Oleh karenanya, Idham mengatakan, dalam rapat koordinasi nasional (rakornas) bersama kepala satuan wilayah (kasatwil), ia mengingatkan agar mereka tak meminta jatah proyek.

"Makanya, saya tidak ragu mengatakan waktu di depan rakornas kepada para kasatwil," ujar Idham.




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×