CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.604.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.627   61,00   0,35%
  • IDX 6.541   -47,96   -0,73%
  • KOMPAS100 858   -8,05   -0,93%
  • LQ45 650   -6,26   -0,95%
  • ISSI 227   -3,10   -1,35%
  • IDX30 361   -3,60   -0,99%
  • IDXHIDIV20 450   -2,93   -0,65%
  • IDX80 98   -0,98   -0,99%
  • IDXV30 125   -0,95   -0,75%
  • IDXQ30 116   -1,19   -1,02%

Kaligis pilih ditembak mati daripada diperiksa


Selasa, 28 Juli 2015 / 13:27 WIB


Reporter: Tri Sulistiowati | Editor: Adi Wikanto

Jakarta. Pengacara kondang OC Kaligis mangkir dari panggilan untuk pemeriksaan di Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK) hari ini, Selasa (28/7). Alamsyah Hanafiah, Kuasa Hukum OC Kaligis menjelaskan bila saat ini kondisi kesehatan kliennya sedang tidak sehat, tekanan darahnya 190/90.

OC Kaligis melalui pengacaranya juga menitipkan surat yang berisikan penolakan pemeriksaan. "Intinya dia tidak bersedia untuk diperiksa hari ini," kata Alamsyah, kemarin.

Surat itu menyatakan, Kaligis mengaku memilih ditembak mati oleh KPK daripada diperiksa. Kaligis memilih untuk diperiksa di persidangan.

Alamsyah menegaskan bila kliennya ingin segera kasusnya dilimpahkan ke persidangan. "KPK sudah mengantongi dua alat bukti," tandas Alamsyah.

KPK menetapkan Kaligis sebagai tersangka kasus dugaan suap kepada hakim dan panitera Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Medan, Sumatera Selatan. Dalam kasus ini, KPK telah terlebih dulu menjerat M Yagari Bhastara alias Gerry, anak buah Kaligis, sebagai tersangka.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×