kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.690.000   11.000   0,41%
  • USD/IDR 17.910   -29,00   -0,16%
  • IDX 6.410   65,94   1,04%
  • KOMPAS100 845   12,09   1,45%
  • LQ45 640   9,44   1,50%
  • ISSI 222   2,82   1,29%
  • IDX30 359   5,14   1,45%
  • IDXHIDIV20 438   4,81   1,11%
  • IDX80 96   1,44   1,52%
  • IDXV30 120   0,97   0,81%
  • IDXQ30 114   1,39   1,23%

Jurus-jurus jangka pendek pemerintah atasi pelebaran CAD tahun ini


Selasa, 13 Agustus 2019 / 20:00 WIB
ILUSTRASI. Kantor pusat Bank Indonesia


Reporter: Grace Olivia | Editor: Wahyu T.Rahmawati

Baru-baru ini, Kemenkeu menerbitkan PMK terkait pengenaan BMAD terhadap impor sejumlah produk seperti spin drawn yarn (SDY) dari China, polyester staple fiber (PSF) dari India, Taiwan, dan China, serta memperpanjang BMAD hot rolled-plate dari China, Singapura, dan Ukraina. 

Sebelumnya, Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo mengatakan, salah satu langkah efektif yang dapat diambil pemerintah untuk mendorong ekspor ialah dengan memperbanyak perjanjian dagang secara bilateral.

Baca Juga: Defisit transaksi berjalan membesar, ini empat faktor penyebabnya menurut Indef

“Misalnya dengan Amerika Serikat, saat ini strategi yang tepat itu melakukan perundingan secara bilateral, misi dagang untuk bisa mengekspor maupun mengimpor secara bilateral dengan pemerintah AS,” kata Perry akhir pekan lalu. 

Perjanjian dagang secara bilateral, menurut Perry, merupakan strategi yang tepat di tengah eskalasi perang dagang yang semakin tidak pasti ini. 

Sementara, Menteri Koordinator bidang Perekonomian Darmin Nasution mengatakan, persoalan defisit transaksi berjalan Indonesia tak bisa diselesaikan dalam sekejap. Oleh karena itu, perlu ditempuh langkah-langkah transformasi ekonomi agar efek kebijakan terasa secara bertahap dan berkelanjutan hingga jangka menengah panjang. 

Baca Juga: Ini penyebab defisit transaksi berjalan melebar di kuartal kedua

Kelima pilar transformasi ekonomi tersebut yaitu optimalisasi pembangunan infrastruktur, penguatan implementasi kebijakan pemerataan ekonomi, minimalisasi ketergantungan terhadap modal asing jangka pendek, efisiensi pasar tenaga kerja dan peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM), serta konfigurasi investasi. 

“Kita sudah punya tax holiday untuk dorong investasi masuk. Kita sudah tetapkan destinasi wisata prioritas, kita juga sudah mulai hilirisasi sumber daya alam dengan smelter meski belum optimum, itu semua akan melahirkan devisa,” kata Darmin, Jumat (9/8) lalu. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×