kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.540   10,00   0,06%
  • IDX 6.859   -46,72   -0,68%
  • KOMPAS100 916   0,38   0,04%
  • LQ45 670   1,21   0,18%
  • ISSI 248   -2,34   -0,93%
  • IDX30 377   0,90   0,24%
  • IDXHIDIV20 461   -0,72   -0,16%
  • IDX80 104   0,22   0,22%
  • IDXV30 132   0,58   0,44%
  • IDXQ30 120   -0,91   -0,75%

Jokowi temui Habibie, ada agenda apa?


Jumat, 18 Juli 2014 / 18:06 WIB
ILUSTRASI. Suasana deretan gedung bertingkat dan perumahan padat penduduk di Jakarta, Jumat (8/7/2022). TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN


Sumber: Kompas.com | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Calon presiden Joko Widodo bertemu Presiden ke-3 RI Bacharuddin Jusuf Habibie di kediamannya di Jalan Patra Kuningan XIII, Setiabudi, Jakarta Selatan, Jumat (18/7/2014).

Apa agenda pertemuan itu?

Ditemui setelah pertemuan yang berlangsung sekitar dua jam itu, Habibie mengatakan, hal itu terkait silaturahim pada bulan Ramadhan. Silaturahim itu diisi dengan cerita pengalaman Habibie beberapa waktu terakhir.

"Kemarin saya dari Timur Tengah. Di sana negara-negara sangat berperan di dalam pembangunan," cerita Habibie.

"Saya bersyukur mereka menyampaikan jika Indonesia adalah salah satu negara panutan bagi mereka semua," sambung Habibie.

Sejumlah kolega Habibie di Timur Tengah menceritakan, salah satu hal yang layak menjadi panutan adalah proses penyelenggaraan pemilu legislatif dan pemilihan presiden di Indonesia yang berjalan lancar dan damai.

Habibie mengaku, pertemuan tersebut hanya bercerita pengalaman itu saja. Sementara itu, Jokowi enggan memberi komentar apa pun soal pertemuan tersebut.

Pantauan Kompas.com, pertemuan Jokowi dan Habibie dimulai sekitar pukul 15.10 WIB. Pertemuan yang berlangsung tertutup itu berakhir sekitar pukul 16.10 WIB. Juru bicara Jokowi-Jusuf Kalla, Anies Baswedan, turut hadir dalam pertemuan itu. (Fabian Januarius Kuwado)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×