kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.774.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.000   153,00   0,86%
  • IDX 5.941   -254,36   -4,11%
  • KOMPAS100 785   -38,94   -4,72%
  • LQ45 589   -30,28   -4,89%
  • ISSI 206   -8,52   -3,97%
  • IDX30 334   -15,73   -4,50%
  • IDXHIDIV20 412   -15,89   -3,71%
  • IDX80 89   -4,83   -5,16%
  • IDXV30 113   -4,09   -3,48%
  • IDXQ30 108   -4,46   -3,97%

Jokowi tantang tarung Prabowo dalam Pemilu 2019


Jumat, 19 September 2014 / 00:05 WIB
ILUSTRASI. Playoff MPL ID S11 Sebentar Lagi, Berikut ini 4 Hal yang Harus Anda Ketahui


Sumber: Kompas.com | Editor: Uji Agung Santosa

JAKARTA. Presiden terpilih Joko Widodo mengajak kompetitornya pada Pemilu Presiden 2014, Prabowo Subianto, untuk bersaing kembali dalam Pemilu Presiden 2019. Menurut dia, itu satu-satunya cara bila Prabowo masih ingin menjadi presiden Indonesia.

"Kalau pertandingan sudah selesai, rangkulan kembali. Kalau sudah selesai, jadi sahabat kembali. Nanti tarung lagi lima tahun lagi," kata Jokowi dalam diskusi Indonesia Hari Ini di Balai Kartini, Jakarta Pusat, Kamis (18/9/2014) malam. 

Pernyataan Jokowi itu merupakan jawaban atas lontaran pertanyaan dari moderator Panji Pragriwaksono tentang Indonesia yang masih terbelah setelah pemilu presiden. Menurut Jokowi, kondisi terbelah itu tinggal bersisa di tingkat elite.

"Saya ini kan sering ke kampung-kampung. Kalau kita lihat, di kampung-kampung sudah tidak ada (perpecahan). Kembali lagi seperti semula," kata Jokowi. "Kita bicara di rakyat, jangan yang di atas-atas. Yang sekolah, sekolah lagi, kuliah, kuliah lagi. Hanya ruwetnya di elite-elite ini."

Wakil presiden terpilih Jusuf Kalla yang duduk di samping Jokowi menolak menjawab pertanyaan yang sama. Dia hanya melambaikan tangan ketika diberi giliran menjawab. (Ihsanuddin)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×