kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.781.000   -38.000   -2,09%
  • USD/IDR 16.565   165,00   0,99%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

Jokowi perintahkan PPDB sistem zonasi dievaluasi


Jumat, 21 Juni 2019 / 13:42 WIB
Jokowi perintahkan PPDB sistem zonasi dievaluasi


Reporter: Abdul Basith | Editor: Azis Husaini

KONTAN.CO.ID -JAKARTA. Presiden Joko Widodo perintahkan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) dengan sistem zonasi dievaluasi.

Jokowi menegaskan hal tersebut telah disampaikan ke Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy. Pasalnya PPDB sistem zonasi menimbulkan masalah di sejumlah daerah.

"Sudah saya perintahkan kepada menteri untuk dievaluasi," ujar Jokowi usai meninjau pembangunan runway di Bandara Soekarno Hatta, Jumat (21/6).

Jokowi bilang pelaksanaan secara nasional menimbulkan kendala. Hal itu dikarenakan antara kebijakan dengan kondisi di lapangan dapat berbeda.

Berdasarkan Pereturan Mendikbud nomor 51 tahun 2018 PPDB dilakukan melalui jalur yaitu zonasi, prestasi, dan perpindahan tugas orang tua atau wali.

Penerimaan jalur zonasi memiliki persentase paling sedikit sebesar 90%. Sementara untuk jalur prestasi dan perpindahan tugas orang tua atau wali paling banyak sebesar 5% dari total kuota penerimaan. "Setiap daerah memiliki karakter yang berbeda - beda," terang Jokowi.

Sebelumnya pelaksanaa PPDB dengan sistem zonasi ini dikeluhkan oleh orang tua dari peserta didik. Salah satu masalah yang ditimbulkan dari sistem zonasi adalah kualitas sekolah yang belum merata.

Dua hal menjadi dasar dari belum meratanya kualitas sekolah. Pertama adalah jumlah dan kualitas guru yang belum merata serta kedua fasilitas sarana dan prasarana yang masih memiliki kesenjangan antar sekolah.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Survei KG Media

TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Procurement Economies of Scale (SCMPES) Brush and Beyond

[X]
×